Kediri (beritajatim.com) – Persik Kediri kembali bermain di kandang sendiri, Stadion Brawijaya, pada Sabtu (1/3/2025) malam. Kali ini, Macan Putih akan menghadapi ujian berat saat menjamu Dewa United, tim yang saat ini berada di posisi kedua klasemen hingga pekan ke-24.
Sebagai tuan rumah, Persik tentu ingin mengamankan poin penuh di hadapan pendukung setianya. Namun, lawan yang datang bukan tim sembarangan. Dewa United tampil impresif musim ini dengan catatan 12 kemenangan, tujuh hasil imbang, dan hanya lima kekalahan dalam 24 pertandingan.
Lini serang Dewa United begitu tajam dengan torehan 46 gol, meski pertahanan mereka sedikit rapuh setelah kebobolan 27 kali. Salah satu ancaman terbesar bagi Persik adalah Egy Maulana Vikri, bintang muda yang semakin matang dan menjadi motor serangan tim tamu. Dengan kecepatan, kreativitas, serta naluri golnya, Egy bisa menjadi momok bagi lini belakang Macan Putih.
Di sisi lain, Persik Kediri yang kini berada di peringkat ke-11 tetap berpotensi memberikan kejutan. Dari 24 laga, mereka meraih sembilan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan delapan kekalahan. Statistik mereka cukup solid dengan 27 gol yang diciptakan serta kebobolan 25 kali, menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Namun, tren kandang Persik belakangan ini kurang menggembirakan. Dalam tiga laga terakhir di Stadion Brawijaya, mereka gagal meraih kemenangan setelah hanya bermain imbang melawan PSS Sleman (0-0), Barito Putera (1-1), dan Persis Solo (0-0). Dukungan suporter akan menjadi faktor kunci dalam mengembalikan kejayaan mereka di rumah sendiri.
Dewa United sendiri tidak selalu perkasa di laga tandang. Dari 12 pertandingan di luar kandang, mereka hanya meraih empat kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Ini bisa menjadi celah bagi Persik untuk mencuri poin jika mampu mengacaukan ritme permainan lawan.
Laga ini diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir. Persik Kediri memiliki peluang mencetak gol lebih dulu, mungkin melalui skema bola mati atau serangan cepat dari sayap. Namun, Dewa United, dengan produktivitas golnya, berpotensi menyamakan kedudukan dan membuat pertandingan berakhir imbang.
Stadion Brawijaya akan menjadi saksi pertarungan penuh ambisi, semangat, dan harapan. Siapakah yang akan tersenyum di akhir laga? Jawabannya ada di lapangan hijau, Sabtu malam besok. [faw/beq]






