Ringkasan Berita:
- PBNU terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026.
- Ketua Umum PBNU Gus Yahya memastikan jadwal pelaksanaan telah ditetapkan pada 19-21 Juni 2026.
- Lokasi pelaksanaan hingga kini masih dalam tahap pembahasan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
- Munas dan Konbes menjadi forum strategis untuk membahas berbagai isu keumatan, kebangsaan, dan arah organisasi ke depan.
Pasuruan (beritajatim.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus mempercepat konsolidasi internal menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama tahun 2026. Berbagai persiapan teknis dan organisatoris dilakukan guna memastikan agenda strategis tersebut berjalan lancar.
Munas dan Konbes merupakan forum tertinggi organisasi setelah muktamar yang menjadi ruang pembahasan berbagai isu keagamaan, kebangsaan, serta kebijakan strategis organisasi dalam merespons perkembangan zaman.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf, memastikan jadwal pelaksanaan agenda besar tersebut telah ditentukan.
“Jadwalnya sudah ada, 19 sampai 21 Juni, insyaallah,” ungkap Gus Yahya saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, penetapan jadwal tersebut telah melalui pembahasan dan kesepakatan dalam rapat harian syuriyah dan tanfidziyah PBNU.
Meski waktu pelaksanaan sudah dipastikan, lokasi penyelenggaraan Munas dan Konbes NU hingga kini masih dalam tahap pematangan. PBNU masih mempertimbangkan sejumlah alternatif lokasi yang dinilai mampu mengakomodasi kebutuhan kegiatan berskala nasional tersebut.
Forum tersebut diperkirakan akan dihadiri ratusan utusan dari berbagai wilayah di Indonesia. Karena itu, pemilihan lokasi menjadi salah satu aspek penting yang tengah dipersiapkan secara matang.
Selain lokasi, PBNU juga sedang menyusun berbagai perangkat teknis pelaksanaan, mulai dari agenda sidang, tata tertib, mekanisme pembahasan materi, hingga kebutuhan logistik peserta.
Gus Yahya memastikan pengumuman terkait lokasi dan teknis pelaksanaan akan disampaikan dalam waktu dekat agar seluruh pengurus wilayah memiliki waktu yang cukup untuk melakukan persiapan.
“Sesi rapat-rapat nanti sebentar lagi akan diumumkan,” tambahnya.
Munas dan Konbes NU memiliki posisi penting dalam perjalanan organisasi. Selain menjadi forum evaluasi program kerja, agenda tersebut juga menjadi wadah merumuskan rekomendasi dan sikap organisasi terhadap berbagai persoalan keumatan, sosial, kebangsaan, hingga isu-isu strategis yang berkembang di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui forum tersebut, PBNU diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menghasilkan berbagai keputusan strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan yang dihadapi bangsa ke depan. [ada/beq]






