Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya kembali gagal memaksimalkan laga kandang setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang pada pertandingan Minggu (11/5/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Tim asuhan Paul Munster harus puas berbagi angka dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh drama hingga menit-menit akhir.
Tim tamu Semen Padang berhasil mengejutkan publik Surabaya dengan mencetak gol lebih dulu melalui aksi Cornelius Stewart pada menit ke-25. Gol ini terjadi setelah Persebaya sempat lengah di lini pertahanan, memberikan ruang kepada Stewart untuk mengkonversi peluang menjadi gol pembuka.
Memasuki babak kedua, Persebaya mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-64, Bruno Moreira berhasil menyamakan kedudukan melalui sebuah penyelesaian tenang di kotak penalti.
Gol tersebut disambut sorak pendukung Bajul Ijo yang memenuhi tribun, namun kemenangan yang dinanti tak kunjung datang hingga peluit panjang berbunyi.
Menariknya, tensi pertandingan semakin meningkat di menit akhir. Pada menit ke-90+2, insiden terjadi saat official Semen Padang, FX Januar, tampak menghalangi pemain Persebaya, Catur Arif, yang akan melakukan lemparan ke dalam.
Insiden tersebut memicu reaksi dari pelatih kepala Persebaya, Paul Munster, yang kemudian menghampiri bangku cadangan Semen Padang. Adu argumen tak terhindarkan, dan wasit utama Adham Mohammad akhirnya mengganjar keduanya dengan kartu merah.
Assisten Pelatih Persebaya, Uston Nawawi, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Ia menyebut seharusnya Persebaya bisa meraih kemenangan penuh di kandang sendiri. “Tentu yang pertama saya apresiasi kerja keras pemain dan tim berusaha memenangkan pertandingan tapi hasilnya belum diberi kemenangan,” ungkap Uston usai pertandingan.
Sementara itu, pencetak gol penyama Persebaya, Bruno Moreira, menyebut pertandingan berjalan berat sejak awal akibat cuaca yang tidak bersahabat.
“Pertandingan sulit terutama di babak pertama karena hujan deras, kami sudah berusaha mencoba yang terbaik untuk menang. Semua di dalam tim kecewa karena tidak bisa mendapat tiga poin,” ujarnya seusai laga.
Pemain asal Brasil tersebut menambahkan bahwa seluruh tim akan segera melakukan evaluasi guna menghadapi dua pertandingan tersisa melawan Borneo FC dan Bali United. “Kami harus evaluasi karena masih ada dua pertandingan lagi lawan Borneo FC dan Bali United,” tutupnya.
Dengan hasil ini, Persebaya harus bekerja ekstra keras jika ingin menjaga posisi di klasemen akhir, terlebih persaingan menuju babak berikutnya masih terbuka lebar. [way/suf]






