Blitar (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Blitar menargetkan perputaran uang dari kegiatan Bazar Blitar Djadoel tahun ini bisa mencapai Rp2 miliar. Target ini meningkat Rp200 juta dari pencapaian pada 2023.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar Hakim Sisworo menyebut bahwa, target ini bukanlah hal yang mustahil didapat. Karena pelaksanaan Blitar Djadoel tahun ini lebih meriah dan pesertanya lebih banyak.
Blitar Djadoel tahun ini diikuti 38 kota dan kabupaten yang di Jawa Timur dengan jumlah UMKM sebanyak 450. Dengan jumlah pedagang yang lebih banyak maka diperkirakan jumlah pengunjung juga akan lebih banyak.
Begitu pula dengan peredaran uang yang diprediksi bakal meningkat dari tahun lalu.
“Ada 470 UMKM yang ambil bagian dalam kegiatan ini, ini masih belum termasuk stand yang ada di luar tenda,” kata Hakim.
Untuk diketahui Bazar Blitar Djadoel ini merupakan kegiatan tahunan yang selalu digelar Pemerintah Kota Blitar. Pada tahun ini, Blitar Djadoel digelar selama 5 hari antara 7-11 Juni 2024.
Biasanya kegiatan ini diadakan setiap 1 April sebagai tanda peringatan Hari Jadi Kota Blitar. Namun dalam dua kali pelaksanaan terakhir, diadakan pada Juni bersamaan dengan peringatan Bulan Bung Karno.
Dalam Blitar Djadoel ini, masyarakat bisa menemukan ragam kuliner tempo dulu yang mungkin sudah jarang ditemukan.
Selain itu tersedia juga hasil produksi UMKM yang dihadirkan dengan nuansa jaman dulu. Tujuan utama kegiatan ini adalah menggerakkan perekonomian UMKM dan PKL di Kota Blitar.
“Selain melestarikan kuliner tradisional, ini juga bertujuan untuk menggerakkan perekonomian warga,” pungkasnya. [owi/beq]






