Magetan (beritajatim.com) – Perlintasan sebidang Kereta Api tanpa palang pintu menjadi atensi Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan. Ridwan sempat melaksanakan patroli di perlintasan sebidang Desa Bayem Kulon Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan beberapa waktu lalu.
Ridwan memantau langsung aktivitas lalu lintas dan memberikan imbauan kamtibmas kepada penjaga perlintasan kereta api tersebut.
Mantan Kasubag Legasus Baggassus Robinkar SSDM Polri itu mengungkapkan jika perlintasan kereta api tanpa palang pintu memiliki resiko terjadi kecelakaan sangat besar, apalagi di jalur yang ramai arus lalu lintas.
Baca Juga:
Longsor Jalur Sarangan-Tawangmangu Perlu Pemeriksaan Detail
“Kalau perlintasan kereta api tanpa palang pintu memiliki resiko terjadi kecelakaan sangat besar. Sehingga kesigapan penjaga perlintasan dan kehatian-hatian masyarakat diperlukan,” kata AKBP Ridwan, Senin (27/3/2023).
Ridwan bercerita, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas instansi terkait agar di semua perlintasan kereta api di wilayah Magetan sebisa mungkin ada palang pintu. Selain itu, juga ada petugas jaga perlintasan kereta api guna mencegah adanya kecelakaan di perlintasan kereta api.
Baca Juga:
Kasat Lantas Polres Magetan: Jalur Sarangan-Tawangmangu Belum Aman
“Kami berharap setiap perlintasan kereta api ada petugas jaganya dan lebih bagus lagi ada palang pintu”, Ujar Kapolres Magetan
Guna meminimalisir adanya kecelakaan, Ridwan memerintahkan para Kapolsek yang ada perlintasan kereta api dan Satuan Lalu lintas untuk membuat banner himbauan dan peringatan di seputar daerah perlintasan kereta api yang ada di wilayah Kabupaten Magetan. [fiq/beq]






