Peristiwa

Raib Setelah Minum Jeruk, Uang Rp40 juta Itu Ditaruh di Tas Pinggang

Korban saat mendapatkan pertolongan petugas PMI Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Uang senilai Rp40 juta tersebut ditaruh di tas pinggang milik korban. Korban merupakan juragan bawang merah warga Dusun Jetak, Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Hal tersebut disampaikan adik korban, Arifin. “Tidak ada yang tahu karena korban sendiri juga tidak sadar. Tahu-tahunya dia tidak sadar, tadi saya ditelepon disuruh ke sana. Pas saya ke sana, dia sudah di dalam ambulans tapi sudah sadar,” ungkapnya, Selasa (16/3/2021).

Kepala Desa (Kades) Watukenongo ini, korban Edi purwanto (58) warga Dusun Jetak, Desa Watu Kenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Korban merupakan juragan bawang merah. Saat kejadian, korban hendak mengambil bawang merah di daerah Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

“Tidak ingat dia, tidak tahu persis. Katanya bawa uang Rp40 juta lebih dan ditaruh di dalam tas pinggang, tasnya hilang. Tidak tahu, saya tanya tidak tahu. Dia mau bayar bawang, ke sana mau ambil barang. Dia pakai sepeda motor, kondisinya masih lemas,” ujarnya.

Arifin menjelaskan, ia belum menanyakan secara langsung kepada korban karena korban masih lemas. Pengakuan korban ke istrinya, Titik, dia diberi minum rasa jeruk oleh orang tak dikenal. Namun diberikan minuman di mana, ia mengaku tidak tahu.

“Katanya ada yang kasih minuman seperti jeruk, pas bicara sama istrinya. Dikasih dimana kurang paham saya. Kalau nanti dia sudah enak saya tanya, kata dokter kondisinya baik tapi memang dia punya diabetes. Belum lapor karena kronologi yang tahu dia, menunggu sehat dulu,” tegasnya.

Warga Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto diduga menjadi korban pembiusan oleh orang tak dikenal, Selasa (16/3/2021). Usia minum minuman rasa jeruk yang diberikan oleh tiga orang tersebut, uang Rp40 juta miliknya raib.

Korban ditemukan tergeletak di Jalan Kahuripan Dusun Joko Dayoh, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Dua orang anggota Satlantas Polres Mojokerto yang mendapatkan laporan warga langsung menghubungi petugas dari Palang Merah Indonesia Kabupaten Mojokerto. [tin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar