Surabaya (beritajatim.com) Seorang perempuan berinisial LCH (36) asal Jakarta ditemukan tidak sadarkan diri dan mengalami luka lebam di wajahnya, Sabtu (22/04/2024) di sebuah apartemen Surabaya Barat.
Bagus Pratama salah satu penghuni apartemen mengatakan bahwa LCH kemarin dijemput oleh ambulance dan dirujuk ke RS National Hospital Surabaya. Saat itu, kondisi LCH sudah tidak sadarkan diri sehingga diperlukan penanganan cepat.
“Saya taunya sudah ada polisi dan memang kondisinya LCH tidak sadarkan diri. Lalu dibawa ke IGD RS National Hospital,” kata Bagus, Selasa (23/04/2024).
Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, saat itu LC dalam kondisi sendirian dengan pintu apartemen terkunci. Pihak keamanan dari apartemen lantas membuka pintu kamar cadangan setelah ada laporan yang mencurigakan dari tamu LCH.
“Luka lebam hampir penuh di wajah. Ada di pipi,dahi dan sekitar mata,” imbuh Bagus.
Sementara itu, Arief Subagyo Manajer Umum RS National Hospital Surabaya menduga kuat wanita itu telah mengalami tindak kekerasan. Namun, Arief memasrahkan pembuktian itu ke petugas polisi. Arief juga mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian sehingga Tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya mendatangi rumah sakit pada Minggu (21/04/2024) malam untuk pendalaman awal.
“Alhamdulillah dari Tim Jatanras sudah datang kesini untuk melakukan pengecekan,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri Kompol M Akhyar menjelaskan pihaknya akan menelusuri CCTV apartemen di lantai tempat tinggal wanita itu. Serta melakukan pemeriksaan terhadap broker (perantara penjual apartemen) dan pihak manajemen apartemen tersebut.
“Sudah 4 yang diperiksa. Adik korban, keponakan dan 2 teman korban,” kata Akhyar.
Akhyar menjelaskan kejadian ini pertama kali diketahui oleh temannya yang curiga karena korban tidak bisa dihubungi. Teman LC lantas menghampiri kamar bersama dengan security. Saat sampai, pintu wanita yang dikenal berjualan baju online shop itu dalam kondisi terkunci. Sehingga pihak keamanan membuka pintu dengan kunci cadangan.
Setelah berhasil masuk ke dalam kamar apartemen itu, Akhyar membenarkan bahwa wanita itu ditemukan dalam kondisi luka lebam di wajah serta tangan kiri dan tidak sadarkan diri. Ditanya terjadi dugaan kekerasan, Akhyar belum bisa menyimpulkan sampai hasil penyelidikan selesai. Hal itu karena menurut adik korban, korban sempat mengeluh sakit lambung pada 11 April 2024.
“Dari keterangan adik korban bahwa yang bersangkutan itu tanggal 11 (April) pertama mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin. kemudian yang kedua korban mengeluh lambungnya sakit terus matanya sakit terus muntah-muntah,” jelasnya.
Selain itu, Polisi juga menemukan berbagai obat-obatan di kamar LC. Obat-obatan yang ditemukan adalah Zymuno obat untuk kanker, obat Enzym dari Apotek kimmy tunas Subur, Obat Sodium, obat Disfiatyl, obat mylanta, obat insto, minyak kayu putih, obat cina Fufang Ejiao Jiang. Atas temuan obat itu, Polsek Lakarsantri sudah berkoordinasi dengan tim dokter National Hospital sebagai bahan observasi.
“Kami juga menemukan hasil rontgen orthodontis, minuman beralkohol Soju sisa setengah botol, dan minuman alkohol Heineken,” pungkas Akhyar. [ang/aje]






