Surabaya (beritajatim.com) – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) kembali menyelenggarakan program edukasi Literasi Keuangan bagi Perempuan (Financial Literacy for Women) di Indonesia. Program ini telah berhasil menjangkau 17,6 juta perempuan di berbagai wilayah di Indonesia sejak tahun 2000 hingga saat ini.
Pada tahun 2023 ini, Prudential Indonesia dan Prudential Syariah berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk mengadakan Workshop Literasi Keuangan bagi Perempuan bertema “Merdeka Finansial Bukan Sekedar Impian”.
Workshop yang diadakan secara daring maupun luring ini diikuti oleh 4.528 peserta dari berbagai kalangan, termasuk perempuan pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga pekerja profesional.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan bagi perempuan, mulai dari pengenalan dasar-dasar perencanaan keuangan, pentingnya proteksi diri dan keluarga, hingga persiapan masa pensiun.
“Perempuan merupakan kekuatan bangsa dan negara yang akan menentukan pembangunan Indonesia di masa depan,” ujar Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati.
“Dengan memiliki pemahaman dasar finansial, perempuan akan lebih percaya diri dalam mengambil keputusan keuangan yang tepat, sehingga merdeka finansial bagi perempuan bukan hanya impian, tapi sebuah realita yang dapat dicapai dengan edukasi, kesadaran dan tindakan nyata.”paparnya.
Senada dengan Menteri Bintang, Presiden Direktur Prudential Indonesia, Michellina Laksmi Triwardhany, menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Kami percaya bangsa yang maju adalah bangsa yang memiliki perempuan yang cerdas dan berdaya, termasuk dalam hal finansial,” ujar Michellina.
“Melalui program Literasi Keuangan bagi Perempuan, kami bangga dapat turut berkontribusi secara konkrit dan berkelanjutan, hingga mampu menjangkau hingga 17,6 juta perempuan di berbagai wilayah di Indonesia selama empat tahun terakhir agar mampu melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan bagi diri mereka dan keluarga serta tangguh menghadapi berbagai risiko yang mungkin terjadi, termasuk dalam menghadapi resesi.” jelasnya.
Program Literasi Keuangan bagi Perempuan yang diselenggarakan oleh Prudential Indonesia dan Prudential Syariah telah memberikan dampak positif bagi para peserta.
Menurut survei yang dilakukan oleh Prudential Indonesia, 95% peserta mengaku merasa lebih percaya diri dalam mengelola keuangan setelah mengikuti program ini. Selain itu, 80% peserta mengaku telah menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka dapatkan dari program ini dalam kehidupan sehari-hari.
Prudential Indonesia dan Prudential Syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat Indonesia, khususnya perempuan. Program-program edukasi literasi keuangan yang mereka selenggarakan diharapkan dapat membantu perempuan Indonesia untuk merdeka secara finansial dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.[rea]






