Surabaya (beritajatim.com) – PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya) resmi membuka Program Doktoral atau S3 Terapan Sistem Siber-Fisik. Ini merupakan prodi doktor terapan pertama di Indonesia.
“Kami berterima kasih atas dukungan, arahan dan bimbingan Ditjen Vokasi Kemendikbudristek selama ini untuk pembukaan program S3 Terapan,” ujar Direktur PENS Aliridho Barakbah, Sabtu (27/7/2024).
Aliridho menjelaskan, Program S3 Terapan Sistem Siber-Fisik di PENS ini merupakan program doktor terapan pertama di Indonesia. Kini, PENS tengah bersiap untuk penerimaan mahasiswa baru angkatan pertama.
Ia menambahkan, ciri khas dari program baru di PENS ini adalah disertasi dibangun dari permasalahan nyata dan kompleks di industri dan kemudian dirumuskan solusinya di dalam Program Doktor Terapan.
“Tentunya, Program Doktor Terapan ini menjadi suatu jawaban bagi pesatnya perkembangan industri di Indonesia memasuki Revolusi Industri 4.0 dengan segala macam tantangan dan problematikanya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Aliridho menerangkan bahwa Sistem Siber-Fisik merupakan bidang keilmuan di balik keberadaan Revolusi Industri 4.0, dimana sistem dinamis yang mengintegrasikan sejumlah proses.
Di antaranya proses komputasi, kontrol, komunikasi dan interaksi manusia-mesin yang melibatkan sesuatu yang fisik (physical), siber (cyber), manusia sebagai pengguna (human) dan sistem yang mengatur ketiganya (systems).
Sistem Siber-Fisik mempelajari integrasi antara dunia digital dan fisik secara harmonis dan integrasi antara perangkat keras maupun lunak untuk mengerjakan berbagai tugas dan pekerjaan, berbasis otomasi dan komunikasi.
“Tim S3 Terapan PENS saat ini telah mempersiapkan berbagai hal guna persiapan penerimaan mahasiswa baru perdana. Semoga kami dapat mengemban amanah ini dengan baik,” terang Aliridho.
Hadirnya program ini diharapkan bisa menjadi momentum kebangkitan pendidikan tinggi vokasi, agar semakin diperhitungkan di dunia pendidikan tinggi Indonesia lewat kontribusi nyata pada masyarakat luas. [ipl/suf]






