Pasuruan (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Idul Adha, para pedagang hewan ternak di wilayah Pasuruan mulai memanen berkah seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat akan hewan kurban. Fenomena munculnya lapak-lapak dadakan di sepanjang jalan protokol menjadi penanda tingginya antusiasme warga untuk menunaikan ibadah penyembelihan tahun ini.
Strategi unik diterapkan oleh para penjual untuk menarik minat konsumen, salah satunya dengan memberikan jaminan perawatan hewan hingga hari penyembelihan tiba. Layanan tambahan ini menjadi daya tarik utama bagi pembeli yang tidak memiliki lahan luas untuk merawat kambing di rumah pribadi mereka.
“Selain memberikan layanan penitipan tanpa biaya, kami juga memberikan fasilitas antar gratis ke rumah pembeli tepat pada hari raya nanti,” ujar pedagang kambing kurban, Fani Pebriana, Rabu (20/5). Ia mengungkapkan bahwa hampir seluruh stok kambing yang ia bawa telah ludes terjual hanya dalam waktu singkat sejak lapak dibuka.
Fasilitas tersebut rupanya sangat membantu para pelanggan tetap yang telah bertahun-tahun mempercayakan pemesanan hewan kurban di lokasi yang sama. Kepastian mengenai kondisi kesehatan hewan serta kemudahan pengiriman menjadi alasan utama warga memilih bertransaksi di lapak terpercaya.
“Saya sudah tiga tahun menjadi langganan di sini karena selain harganya terjangkau, pelayanannya sangat baik terutama fasilitas antar gratis sampai ke rumah,” kata salah satu pembeli, Abdul Rahman. Hal ini dinilai lebih praktis bagi warga yang ingin langsung mengirimkan hewan kurbannya ke masjid atau lokasi penyembelihan.
Variasi harga yang ditawarkan cukup beragam, menyesuaikan dengan ukuran serta jenis kambing yang diminati oleh calon pembeli di pasaran. Meskipun terdapat kenaikan permintaan, harga yang dipatok pedagang lokal dinilai masih bersahabat dan mampu menjangkau berbagai lapisan ekonomi masyarakat.
“Harga yang ditawarkan mulai dari jutaan rupiah tergantung besar kecilnya kambing, dan dari penjualan ini omzet yang didapat cukup menjanjikan,” tambah Fani. Keuntungan yang diraih pedagang musiman tahun ini diprediksi akan terus meningkat hingga malam takbiran Idul Adha mendatang.
Kondisi pasar hewan yang bergairah ini memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi lokal di wilayah perkotaan maupun kabupaten Pasuruan. Masyarakat diimbau untuk tetap teliti dalam memilih hewan kurban agar sesuai dengan kriteria kesehatan dan syariat Islam yang telah ditetapkan. (Ada)






