Sidoarjo (beritajatim.com) – Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Sidoarjo melaksanakan Lokasabha VII di Fave Hotel Sidoarjo, Minggu (28/4/2024).
Lokasabha merupakan forum yang melaksanakan pergantian pengurus PHDI, pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, menyusun program kerja. Sekaligus menyiapkan strategi untuk pembinaan umat Hindu di Sidoarjo.
Ketua PHDI periode 2024-2029 Antok Rudianto menyebutkan bahwa selama ini PHDI Sidoarjo telah melaksanakan pembinaan umat, baik dalam bidang keagamaan, sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, seni budaya dan lain sebagainya.
“Sebagai majelis tertinggi umat Hindu, maka PHDI merupakan garda terdepan pembinaan umat Hindu di Sidoarjo, dan selama lima tahun ke belakang, PHDI telah melaksanakan pembinaan secara rutin terutama saat hari-hari besar agama Hindu,” ucapnya usai pelantikan.

Umat Hindu tersebar di seluruh kecamatan di Sidoarjo, yang mengelola 3 pura yakni Pura Jala Siddhi Amertha di Juanda, Pura Penataran Agung Margowening di Desa Balonggarut Kecamatan Krembung, dan Pura Nirwana Jati di Desa Watutulis Kecamatan Prambon dengan ciri khas umat Hindu diaspora yang berasal dari Bali dan juga umat Hindu asli setempat.
“Dengan adanya perkembangan umat Hindu yang semakin pesat, maka ke depan PHDI akan fokus untuk meningkatkan pelayanan terhadap umat Hindu melalui kegiatan-kegiatan keagamaan, sosial dan lain-lain sehingga mendukung program pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan tetap guyub rukun intern dan antar umat beragama,” urainya menjelaskan.
Kepala Bakesbangpol Kab. Sidoarjo Fredik Suharto mengapresiasi umat Hindu yang terus menjaga kerukunan dalam umat beragama yang ada di Sidoarjo.
“Kita ini sangat beragam, selama ini kerukunan umat beragama di Sidoarjo sangat terjaga, terima kasih kami sampaikan kepada seluruh elemen umat Hindu,” pujinya. [isa/but]







1 Komentar
Om Swastyastu 🙏
Selamat Berkarya untuk Pengurus PHDI Sidoarjo periode 2024 – 2029, dengan Nakhoda JM Antok Rudianto dan jajaran nya semoga bisa membawa Umat Hindu Sidoarjo lebih baik, kuat, Guyub Rukun dan kerukunan antar umat tetap terjaga, Swaha