Sumenep (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep serius memfasilitasi pendirian koperasi desa/ kelurahan Merah Putih di 334 desa dan kelurahan, baik daratan maupun kepulauan.
“Setiap hari kami menerjunkan tujuh tim pendamping secara bergiliran ke tujuh desa berbeda, untuk memastikan proses pendirian koperasi Merah Putih sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, Jumat (16/05/2025).
Pembentukan koperasi tersebut sudah bergulir sejak 5 Mei. Ditargetkan akan tuntas pada 4 Juli 2025. Sedangkan untuk launching Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih akan dilakukan pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi.
“Hingga hari ini, progress pembentukan koperasi Merah Putih di Sumenep cukup menggembirakan. Setiap hari kami targetkan ada 7 koperasi Merah Putih yang terbentuk,” ujar Anwar.
Pendampingan dan pembinaan pembentukan Koperasi Merah Putih itu melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian-Perdagangan, Dinas Perikanan, serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Selain membantu pembentukan struktur koperasi, tim pendamping juga berperan dalam penyusunan rencana usaha dan perumusan strategi pemberdayaan warga. Sektor-sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, dan perikanan menjadi fokus utama bidang usaha koperasi ini.
“Kalau konsepnya, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi motor penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal. Jadi di tiap desa, koperasi ini diharapkan mampu berkembang sesuai karakteristik dan kekayaan sumber daya alam masing-masing,” papar Anwar. (tem/but)






