Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

661 Mahasiswa UB Malang Bakal Bantu Tangani PMK di Magetan

Pembukaan KKN-Tematik Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya di Pendapa Surya Graha, Magetan, Selasa (28/6/2022)

Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 661 mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (UB) bakal menjalani kuliah kerja nyata (KKN) Tematik di wilayah Magetan mulai 28 Juni hingga 28 Juli 2022. Mereka ditempatkan di Kecamatan Panekan, Ngariboyo, Plaosan, Sidorejo, Parang, dan Poncol. Total ada 40 desa yang jadi lokasi KKN-T bagi para mahasiswa. Mereka diterima Bupati Magetan Suprawoto di Pendopo Surya Graha.

Dekan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya sekaligus penanggung jawab KKN-T Suyadi mengungkapkan, mahasiswa tersebut bakal melakukan beberapa program. Fokus utamanya yakni Pengembangan Kampung Ternak Mandiri di Magetan sebagai tema KKN. Selain itu, mereka juga diharapkan bisa membantu para tenaga medis untuk turut menangani penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Mahasiswa yang akan berangkat sudah diberi pembekalan tambahan, yakni untuk menangani penyakit mulut dan kuku (PMK). Kami bekali Ilmu good management practices dibidang peternakan agar berinteraksi dengan peternakan untuk membangun di bidang breeding atau pembibitan. Kemudian di bidang pakan hingga di bidang sanitasi, sampai nanti harapannya ke- produk dan pemasarannya hingga ada wawasan baru untuk mengembangkan peternakannya masing masing dan bisa mandiri,” kata Prof Suyadi pada beritajatim.com, Selasa (28/6/2022)

Lebih lanjut dikatakan Prof Suyadi, karena saat ini merebaknya kasus PMK di tanah air, para mahasiswa ini juga diberikan pembekalan tambahan teknik cara penanganan PMK. Agar bisa mengetahui prosedur yang benar dan kemudian menerapkan prosedur yang ada dalama menangani PMK.

“Di bidang PMK ini ada prosedur prosedur bakunya yang diterbitkan oleh dinas peternakan dan kesehatan hewan yang wajib diikuti semuanya. Penanganan PMK tidak boleh keliru dalam penangananya saat ini mejadi hal yang sensitif di masyarakat,” imbuhnya.

Seperti diketahui trend kasus PMK saat ini meningkat terus, belum juga menujukan tanda tanda menurun secara nasional. Mudahan dengan adanya KKN ini kasus segera turun di Kabupaten Magetan. “Mahasiswa kami juga dibekali cara penanganan permasalahan permasalahan seperti itu,” katanya.

Salah satu permasalahan yang terbesar dalam hal peternakan, adalah memotivasi diri peternak. Pemahamannya, pengetahuannya sampai good management praktisnya masih harus mendapat perhatian. “Magetan merupakan salah satu daerah yang memiliki ternak yang cukup banyak. Penting untuk bersama sama dengan masyarakat, membangun desanya masing masing, peduli kepada dirinya agar termotivasi untuk beternak,” katanya

Sebanyak 661 mahasiswa yang melaksanakan KKN tematik di Kabupaten ini terdiri dari gabungan dua kampus. Yaitu kampus induk di Malang dan kampus PSDKU di Kediri. Total 560 mahasiswa dari Malang selebihnya dari kampus di Kediri. Rencana para mahasiswa dari Fakultas Peternakan ini berada di Magetan selama 30 hari kedepan. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar