Blitar (beritajatim.com) –Penculikan anak berumur 2 tahun di Desa Tapakrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar terekam kamera CCTV. Pelakunya adalah perempuan dan korbannya adalah seorang balita perempuan.
Pelaku yang mengenakan baju daster warna kuning terlihat mengajak korbannya membeli minuman dan jajanan di sebuah warung. Sebelum akhirnya pelaku membawa kabur korban dengan cara menggendongnya.
“Awalnya itu ada anak-anak bermain di sebelah warung situ kemudian dipanggil oleh si ibu itu dan diajaklah membeli minuman dan jajan-jajan di sini kemudian korban yang berusia 2 tahun digendong oleh pelaku,” ungkap Suyanto, pemilik warung, Selasa (26/11/2024).
Menurut pemilik warung, memang awalnya korban bersama rekan-rekannya sedang bermain di pinggir jalan. Kemudian pelaku datang mendekati korban dan mengajaknya membeli sejumlah jajanan.
Korban yang diiming-imingi akan belikan jajanan akhirnya mau ikut dengan pelaku. Setelah dibelikan sejumlah jajanan, akhirnya korban digendong dan diajak pergi oleh pelaku.
“Setelah anak-anak bubar, orang tua korban yang rumahnya itu juga tidak jauh dari sini menyadari kalau anaknya sudah tidak ada di sana kemudian dicarilah, dan setelah dicari kesana kemari akhirnya kami cek di CCTV kemudian dilakukan pengejaran,” bebernya.
Pelaku yang menculik korban akhirnya ditemukan oleh warga di sekitar makam desa setempat. Melihat kedatangan warga dan orang tua sang anak, pelaku lantas membiarkan korban pergi begitu saja.
“Ketemunya di dekat makam situ, melihat saya datang pelaku membiarkan anak saya pergi gitu saja,” ungkap Suprapti, orang tua korban.
Reaksi sang penculik sendiri hanya tersenyum saat melihat orang tua korban bersama warga mendatanginya. Setelah itu pelaku langsung melarikan diri.
“Pelaku hanya senyum-senyum, setelah itu pergi,” imbuhnya.
Kasus ini belum dilaporkan orang tua korban ke polisi. Namun informasi yang beredar, Anggota Polsek Kesamben Kabupaten Blitar sudah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan soal dugaan penculikan anak ini. [owi/beq]






