Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto menggelar pasar murah Ramadan 1443 Hijriah. Pasar murah ini digelar dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 H.
Pasar murah Ramadan ini berada di Jalan Raya Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Dalam kegiatan yang berlangsung tanggal 26-27 April 2022 ini terdapat 34 lapak. Mereka menjual berbagai aneka snack, makanan kering, frozen food, kebutuhan pokok, sepatu sandal, serta produk Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Mojokerto.
[berita-terkait number=”5″ tag=”pasar-ramadan”]
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. “Kita ini juga dalam upaya untuk mengembalikan dampak Covid-19 terhadap ekonomi, kita harus mengupayakan dan memanfaatkan kesempatan kasus yang landai seperti ini,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Bupati Ikfina, Kabupaten Mojokerto masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level satu. Sehingga kesempatan tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) betul-betul dengan berbagai kegiatan pemulihan ekonomi.
“Selain itu, adanya pasar murah ini dapat menjadi hiburan menjelang buka puasa. Karena menjadi moment dimana masyarakat mencoba untuk menghabiskan waktu sebelum saat buka puasa tiba, momen ngabuburit istilah yang anak muda sekarang,” katanya.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini juga memberikan sertifikat Halal kepada 38 pelaku usaha dan sertifikat merk dagang kepada 77 pelaku usaha IKM. Turut hadir Kepala Disperidag Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) Jetis. [tin/suf]






