Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Surabaya (Pemkot) bakal mengonversi bus diesel ke listrik pada tahun 2024. Saat ini, Pemkot masih melakukan uji coba 7 unit bus listrik selama 3 bulan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irvan Wahyudrajad mengatakan, uji coba bus listrik ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan bus listrik untuk digunakan di Surabaya. Bus listrik yang diuji coba terdiri dari berbagai ukuran, mulai dari kecil (seperti feeder), sedang hingga besar.
“Tujuan uji coba ini untuk mengetahui kesesuaian bus listrik dengan kebutuhan masyarakat Surabaya,” kata Irvan.
Irvan menambahkan, jika uji coba bus listrik berjalan dengan baik, Dishub Surabaya siap melanjutkan kerja sama dengan konsep by the service (BTS) bersama PT Kalista Nusa Armada.
BTS merupakan konsep kerja sama antara pemerintah dan swasta dalam penyediaan transportasi umum.
“Dalam konsep BTS, pemerintah hanya menyediakan infrastruktur, sedangkan operasional bus listrik sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak swasta,” kata Irvan.
Selama tahap uji coba dan evaluasi, masyarakat bisa menikmati 7 bus listrik secara gratis. Masyarakat yang ingin naik bus listrik bisa menunggu di halte bus listrik yang telah ditentukan.
“Masyarakat bisa naik bus listrik secara gratis selama tahap uji coba dan evaluasi,” kata Irvan.
Irvan berharap, uji coba bus listrik ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Surabaya. Bus listrik dinilai lebih ramah lingkungan dan hemat biaya operasional. [asg/beq]






