Mojokerto (beritajatim.com) – Menghadapi Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang, Polresta Mojokerto membentuk Tim Saber Pungli. Pembentukan Tim Saber Pungli tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya money politics dalam Pemilu Sentak 2024.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Daniel S Marunduri mengatakan, terkait kesiapan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, pihaknya sudah mempersiapkan secara matang. Wilayah hukum Polresta Mojokerto ada empat kecamatan masuk wilayah Kabupaten Mojokerto dan tiga kecamatan masuk wilayah Kota Mojokerto.
“Kemarin sudah dilaksanakan rakor dan apel gabungan,” ungkapnya saat acara Wirabhumi (Wibawa Bersama Rakyat secara Humanis Menghadapi Pemilu 2024) di Pendopo Sabha Mandala Madya, Pemerintahan Kota (Pemkot) Mojokerto, Selasa (6/2/2024).
Pihaknya menerjunkan 600 personel dan 150 kompi yang standby untuk kesiapsiagaan menghadapi Pemilu Serentak 2024, 14 Februari 2024. Dalam pengamanan pesta demokrasi lima tahun tersebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan Kodim 0815/Mojokerto.
“Saya menghimbau kepada rekan-rekan media membuat berita yang dingin dan sejuk untuk Kota Mojokerto. Semua menjadi santai, tidak terbawa suasana melihat situasi nasional. Wilayah Kota Mojokerto ini aman, semuanya saling bersinergi Forkompinda di Kota Mojokerto,” katanya.
Selain dari kesiapan yang ada, lanjut Kapolresta, pihaknya juga membentuk Tim Saber Pungli. Pembentukan Tim Saber Pungli tersebut sebagai langkah antisipasi terjadinya money politics dalam Pemilu Sentak 2024 di Kota Mojokerto.
“Kami berkoordinasi untuk memberik Tim Saber Pungli antisipasi menjelang tanggal 14 Februari 2024, antisipasi juga siapa yang ingin mengganggu kenyamanan dan ketertiban menjelang tanggal 14 Februari 2024,” tegasnya.
Tampak hadir, Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moc Ali Kuncoro, Ketua DPRD Kota Mojokerto Sunarto, Kajari Kota Mojokerto Bobby Ruswin, Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf M Iqbal Prihanta Yudha, perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto Jenny Tulak. [tin/beq]






