Ringkasan Berita:
- KONI Kota Surabaya menggelar tes narkoba terhadap 30 atlet Puslatcab tahap II sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim X Tahun 2027.
- Tes narkoba dilakukan untuk memastikan atlet terbebas dari penyalahgunaan narkotika sekaligus mendukung pembinaan olahraga yang profesional dan berintegritas.
- Surabaya menargetkan menjadi juara umum Porprov Jatim 2027 dengan perolehan 250 medali emas melalui pembinaan atlet yang disiplin dan berkelanjutan.
Surabaya (beritajatim.com) – KONI Kota Surabaya melakukan tes narkoba terhadap 30 atlet dari berbagai cabang olahraga sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para atlet yang tergabung dalam program Pusat Latihan Cabang (Puslatcab) tahap II menjalani pembinaan dengan kondisi fisik, mental, dan karakter yang mendukung pencapaian prestasi.
Pelaksanaan tes narkoba berlangsung di Kantor KONI Jawa Timur, Minggu (19/7/2026), dan menjadi salah satu rangkaian evaluasi Puslatcab tahap II. Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi upaya KONI Kota Surabaya dalam memastikan seluruh atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov Jatim 2027 terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Wakil Ketua Umum KONI Kota Surabaya, Rinto Ari Rakhmanto, mengatakan tes narkoba merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun pembinaan atlet yang profesional, sehat, dan memiliki integritas.
“Tes narkoba ini menjadi bagian dari rangkaian tes fisik Puslatcab tahap II. Kami ingin memastikan seluruh atlet KONI Kota Surabaya benar-benar terbebas dari narkoba sehingga dapat menjalani program latihan secara maksimal,” ujar Rinto di Surabaya.
Menurut Rinto, pembinaan atlet tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan dan pencapaian prestasi, tetapi juga mencakup pembentukan karakter serta kedisiplinan. Aspek kesehatan dan kepatuhan terhadap aturan menjadi faktor penting dalam perjalanan atlet menuju kompetisi tingkat provinsi.
Ia menambahkan, langkah pemeriksaan narkoba tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Surabaya sebagai tuan rumah Porprov Jatim X Tahun 2027. Dengan status sebagai penyelenggara, Surabaya menargetkan mampu menjadi juara umum melalui raihan 250 medali emas.
“Target tersebut hanya bisa dicapai apabila seluruh atlet menjalani pembinaan secara serius, disiplin, dan menjaga kondisi fisik maupun mental. Tes narkoba menjadi salah satu bentuk antisipasi agar atlet tetap fokus pada latihan dan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.
Selain pemeriksaan narkoba, KONI Kota Surabaya akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan atlet melalui berbagai program evaluasi. Tes fisik secara berkala akan menjadi dasar dalam menyusun program latihan yang lebih efektif sesuai kebutuhan masing-masing cabang olahraga.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara menyeluruh, KONI Kota Surabaya optimistis para atlet mampu menunjukkan performa terbaik pada Porprov Jatim X Tahun 2027. Selain mempertahankan tradisi prestasi olahraga, Surabaya juga berkomitmen memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk mencapai target 250 medali emas dan memperkuat posisi sebagai salah satu kekuatan utama olahraga di Jawa Timur. [way/suf]






