Lamongan (beritajatim.com) – Pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau traffic light di dua titik persimpangan utama Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan telah rampung. Sebanyak delapan lampu lalu lintas kini berdiri di dua simpang strategis, yakni Balun–Sukorejo dan Dlanggu–Sidokumpul, masing-masing empat arah dari timur, barat, selatan, dan utara.
Meski telah terpasang, traffic light itu belum difungsikan penuh karena masih perlu dilakukan penyetelan sinyal serta penyelarasan sistem sebelum uji coba operasional.
“Sementara masih flash kedap-kedip, atau lampu peringatan yang diaktifkan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, Kamis (16/10/2025).
Menurut Dianto, pengoperasian penuh akan dilakukan setelah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali melengkapi sejumlah rambu dan fasilitas pendukung lain yang dibutuhkan.
Terkait pembukaan kembali Jalan Lingkar Utara, Dianto menyebut masih menunggu hasil pertemuan Forum Lalu Lintas, yang terdiri atas Dishub, kepolisian, Dinas Pekerjaan Umum, dan berbagai pemangku kepentingan lain.
“Informasinya, pekan depan, kalau tidak Senin ya Selasa, BBPJN akan mengundang Forum Lalu Lintas. Dari hasil pertemuan itu baru akan dipastikan kapan JLU akan dibuka,” jelasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan keputusan yang menyeluruh, mencakup aspek keselamatan, keterpaduan, dan kelancaran transportasi di wilayah Lamongan. [fak/beq]






