Ponorogo (beritajatim.com) – Para pelaku usaha parsel di Kabupaten Ponorogo bisa menikmati berkah Ramadhan. Mereka meraup untung besar dari banyaknya permintaan parsel jelang Lebaran Idulfitri 1445 H/2024 M.
Nikmat tersebut seperti dirasakan Syamrotul Fitriana. Pelaku usaha parsel Lebaran asal Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo ini harus mengebut pesanan yang jumlahnya hingga ratusan.
“Saya buka pesanannya ya agak telat sih, waktu hari ke-10 Ramadhan. Saya share lewat Instagram, Facebook dan status WhatsApp,” kata Syamrotul, Sabtu (30/3/2024).
Usai buka pesanan parsel Lebaran lewat media sosial (medsos) itu, pesanan berdatangan ke nomor WhatsApp Syamrotul. Dia mengaku sehabis share langsung ada yang pesan 150 pcs parsel.
Bahkan, pesanan tidak hanya datang dari Ponorogo. Dia juga kebanjiran pesanan dari Magetan
“Awal open order itu langsung dapat pesanan 150 parsel untuk asul-asul halal bihalal. Kemudian juga sudah masuk pesanan 25 pcs yang minta dikirim ke Magetan,” katanya.
Usaha pembuatan parsel Lebaran ini sudah digeluti Syamrotul sejak 3 tahun lalu. Tahun ini, isi parselnya berbeda dengan sebelumnya berupa jajanan kering dan sirup buah.
“Awalnya dulu itu parsel sembako, ya seperti beras, gula, ataupun minyak goreng, gitu. Namun, saat ini harga sembako melambung tinggi, akhirnya diputuskan untuk membuat parsel dengan isian jajanan,” katanya.
Harga parcel lebaran buatan Syamrotul pun bervariasi. Dia membanderol dengan harga Rp15 ribu, Rp35 ribu, Rp50 ribu, Rp60 ribu, Rp100 ribu dan Rp125 ribu. Bahkan Syamrotul juga melayani pesanan custom yang disesuaikan dengan budget.
“Saya juga melayani custom, disesuaikan dengan budget pemesan,” katanya.
Hingga saat ini, jumlah pemesan parsel buatan Syamrotul sudah mencapai ratusan. Meski begitu, dia masih membuka pesanan parsel.
“Free ongkir untuk pengiriman pesanan di dalam kota, dengan pemesan minimal 3 pcs,” pungkasnya. [end/beq]






