Jakarta (beritajatim.com) – DPP PDI Perjuangan telah menerima laporan dari Wakil Sekjen Utut Adianto bahwa Maruarar Sirait atau Ara Sirait telah mengajukan pengunduran diri dengan menyerahkan KTA Partai.
“Menjadi anggota Partai didasarkan pada prinsip kesukarelaan demikian halnya untuk tidak menjadi anggota dapat mengajukan pengunduran diri,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Menurutnya, DPP Partai menerima pengunduran diri Ara Sirait. Terlebih dengan kondisi Ara sekarang yang sudah semakin berhasil sebagai pengusaha. “Beberapa foto Pak Ara dengan pengusaha menunjukkan keberhasilan itu,” katanya.
Hasto menyebut, pengunduran diri tersebut sebagai bagian dari konsolidasi kader Partai. Mengingat pengunduran diri terjadi pada saat Partai sedang berjuang untuk menempatkan kedaulatan rakyat sebagai hukum tertinggi di dalam menentukan pemimpin.
“Sekaligus melakukan koreksi terhadap berbagai upaya yang mencoba untuk melanggengkan kekuasaan sampai harus terjadi pelanggaran etik berat oleh Anwar Usman melalui manipulasi hukum di MK,” tegas Hasto.
Sebelumnya, Maruar mendatangi kantor DPP PDI Perjuangan untuk menyampaikan pengunduran diri. Dia menyebut, dirinya ingin mengikuti langkah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
“Saya memilih mengikuti langkah Pak Jokowi,” kata kata Ara di kantor DPP PDIP, Senin (15/1) malam. [hen/but]






