Surabaya (beritajatim.com) – Jihad melawan kemiskinan dan kebodohan digaungkan pada Resolusi Jihad Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari sebagai Fakta Sejarah Berdirinya Republik Indonesia di Universitas Airlangga pada Kamis (31/8/2023).
Dalam orasi kebangsaannya, Husnul Khuluq mengajak para santri untuk terus menggaungkan semangat resolusi jihad di era sekarang. Bukan lagi jihad bil qital, tapi jihad ekonomi dan jihad ilmu.
“Intinya bahwa resolusi jihad ini rohnya harus terus dibawa sampai sekarang. Kalau dulu ada jihad bil qital, sekarang jihad ekonomi. Secara keseluruhan Indonesia ini yang miskin masih cukup banyak, 25 juta orang,” kata Wakil Dewan Pembina Pagar Nusa Jatim itu, ditulis Jumat (1/9/2023).
Kemudian jihad ilmu untuk melawan kebodohan. Menurutnya ini menjadi penting karena dari total seluruh penduduk di Indonesia, ada sekitar 3,6 persen penduduk masih mengalami buta huruf.
“Kalau sudah buta huruf sedemikian banyak jangan harap bangsa ini akan maju, tidak ada ceritanya bangsa itu bagus-bagus, SDM-nya bagus kemudian miskinnya banyak,” jelasnya.
BACA JUGA:
PBNU Rombak Total Kepengurusan PCNU Surabaya, Ada Apa?
Ilmu menjadi landasan penting dalam meningkatkan perekonomian bangsa, terlebih di sektor kesehatan maupun lingkungan. Husnul mendorong agar pemerintah bersama-sama masyarakat untuk terus menggaungkan jihad ilmu tersebut.
“Ekonomi harus gandeng dengan ilmunya. Semua itu bisa selesai kalau kita bersatu. Saya masih ingat bagaimana semangat jihad penduduk Ansor dan Muhajirin bersatu membangun kekuatan besar di Madinah sehingga gerakan dakwah menjadi sukses,” katanya.
BACA JUGA:
Hari Santri Nasional 2022, Pemkot Gandeng PCNU Surabaya Kenang Jasa Para Syuhada
Tak lepas dari itu, Husnul menilai bahwa resolusi jihad oleh KH Hasyim Asy’ari pun telah berhasil menyatukan seluruh potensi yang ad di Jawa timur. Mulai dari sabilillah, hizbullah, mujahidin, dan masyarakat bahu-membahu membangun perjuangan bersama hingga sukses.
“Inilah yang terus bisa kita gelorakan, terus sampaikan supaya kita terus bisa mewarisi apa yang pernah disampaikan oleh Mbah Hasyim, Resolusi jihad itu sekarang menjadi jihad ekonomi, pendidikan, bahkan kesehatan dan keadilan,” tandasnya. [ipl/beq]






