Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan hadiah 1 (satu) unit mobil operasional kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Babat.
Penyerahan mobil itu diterima langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Babat, KH Ma’mun Afandi, dalam acara Peringatan Nuzulul Quran dan Tasyakuran Puncak 1 Abad NU yang digelar PCNU setempat, di Pondok Pesantren Nurul Siroj, Kecamatan Babat.
Menurut Bupati Yuhronur, diserahkannya mobil operasional ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lamongan kepada PCNU Babat atas diraihnya juara pertama dalam ajang PWNU Jatim Award 2023.
Dalam ajang tersebut, PCNU Babat dinobatkan menjadi Juara 1 kategori cabang terbaik dalam acara Penutupan Perayaan Satu Abad NU dan Anugerah PWNU Jatim Award 2023, yang berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, pada Sabtu (18/3/2023) lalu.
“Tepat sekali pemerintah daerah memberikan bantuan berupa mobil operasional ini, karena PCNU Babat telah membuktikan kredibilitasnya sehingga meraih juara pertama PCNU perintis tingkat Jatim,” kata Bupati Yuhronur, ditulis Minggu (16/4/2023).
Selain itu, Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak YES itu juga mengucapkan terima kasihnya kepada seluruh kader NU yang terus menjalin sinergitas dan kolaborasi dalam membangun Kabupaten Lamongan, tak terkecuali dalam menjaga harmonisasi sosial di tengah keberagaman masyarakat.
“Kondisi harmonis di masyarakat harus terus kita jaga, ini menjadi modal besar kita untuk membangun Lamongan. Banyak hal yang menjadi tantangan kita ke depan. Untuk itu, saya bersama Kyai Rouf mohon doanya untuk menjalankan roda pemerintahan agar lebih baik,” terangnya.
Ditegaskan pula oleh Bupati Yuhronur, pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Lamongan bukan hanya tentang fisik saja, namun juga mental serta spiritual.
“Pembangunan menjadi prioritas di Lamongan karena akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Pembangunan yang kami lakukan bukan tentang fisik seperti infrastruktur saja, melainkan juga kami imbangi dengan pembangunan non fisik seperti mental dan spiritual pada masyarakat,” tandasnya.
https://beritajatim.com/peristiwa/polres-lamongan-bagikan-zakat-fitrah-kepada-kaum-dhuafa/
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Babat KH Ma’mun Afandi juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan support yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan kepada PCNU Babat.
“Alhamdulillah, acara yang digelar pada hari ini berjalan lancar, kemarin kami juga mendapatkan hadiah karena juara pertama, sekarang hal yang tidak kami duga-duga, Pak Bupati memberikan mobil operasional. Terima kasih atas dukungan besar ini kepada kami,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mahmud Afandi menuturkan, penghargaan yang diraih oleh PCNU Babat dalam ajang PWNU Jatim Award 2023 di Kediri itu pada dasarnya adalah bentuk dari kerja keras segenap Nahdliyin NU Babat.
Adapun penilaian yang dilakukan dalam ajang itu, sebut Mahmud, meliputi kondisi institusi NU di tingkat cabang, termasuk lembaga dan badan otonom NU, serta MWCNU dan ranting NU, pendidikan, perekonomian, kesehatan, dan peribadatan.
“Kami menyebut anggota PCNU Babat sebagai panglima NU yang akan mendedikasikan kinerjanya untuk NU Lamongan. Namun sebagai warga Lamongan, kami juga berkomitmen untuk mendukung penuh program prioritas Lamongan untuk menuju kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” paparnya.
Turut hadir pula dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf, Wakil Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur Ahsanul Haq yang bertindak mengisi mauidhoh hasanah, seluruh jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Babat, serta pejabat Forkopimcam Babat.[riq/ted]






