Surabaya (beritajatim.com) – Patung Macan Putih yang berada di kawasan Balongjeruk, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial. Awalnya, patung tersebut menuai beragam komentar miring dari warganet karena bentuknya dinilai tidak menyerupai macan pada umumnya. Namun, seiring berjalannya waktu, fenomena viral Patung Macan Putih Kediri justru membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Alih-alih membuat warga Balungjeruk merasa malu, patung yang sempat dibully itu kini justru berubah menjadi ikon baru daerah tersebut. Kehadirannya bahkan memunculkan peluang ekonomi kreatif, salah satunya melalui penjualan souvenir khas Patung Macan Putih.
Dalam sebuah unggahan video di platform TikTok yang dibagikan akun @arif.kang.mas.bhabin, terlihat salah satu pedangan souvenir yang memanfaatkan popularitas patung viral tersebut. Video tersebut menampilkan menjual produk kaos dengan gambar Patung Macan Putih khas Balongjeruk.
Kaos souvenir ini pun tersedia dalam berbagai warna, tentunya dengan menonjolkan ilustrasi dan foto patung viral yang kini dikenal luas oleh masyarakat tersbut. Bahkan untuk menarik minat pembeli, pedagang juga menambahkan tulisan-tulisan unik dan khas, seperti bertuliskan “Ngene yo Ngene, Ngono yo Ngono” serta “I ♥ Balongjeruk”. Ungkapan sederhana tersebut dianggap dapat menjadi daya tarik tersendiri, lantaran mewakili respons santai warga terhadap komentar warganet sebelumnya.
Unggahan tersebut pun langsung menuai respons positif. Bahkan, ada yang memberikan ide agar pedagang juga menyediakan kaos berukuran anak-anak.
Tak sedikit pula yang menyarankan pengembangan produk lain, seperti boneka atau miniatur patung macan putih.
Dalam kolom komentar, salah satu warganet juga ada yang membagikan foto gantungan kunci bergambar Patung Macan Putih khas Balongjeruk yang sudah siap dipasarkan. Souvenir berukuran kecil ini juga dinilai cocok sebagai oleh-oleh dan semakin memperluas pilihan produk bagi pengunjung.
Tak hanya souvenir, kawasan sekitar patung juga mengalami peningkatan aktivitas ekonomi. Banyak warga memanfaatkan keramaian dengan menjual aneka makanan, minuman, hingga produk UMKM lainnya. Setiap harinya, pengunjung terus berdatangan untuk melihat langsung patung yang viral di media sosial tersebut.
Tak heran jika bagi masyarakat setempat, Patung Macan Putih itu bukan lagi bahan ejekan, melainkan sumber rezeki dan kebanggaan baru yang membawa berkah nyata. (fyi/kun)






