Sumenep (beritajatim.com) – Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Sumenep, Madura terpantau fluktuatif. Harga cabai semakin hari semakin merosot. Pekan ini harga cabai merah besar turun menjadi Rp 16.000 per kg. Sedangkan harga cabai rawit Rp 28.000 per kg.
“Harga cabai sekarang ini turun drastis karena stoknya melimpah. Panennya bagus. Karena stok melimpah, akhirnya harga di pasaran turun,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil, Selasa (10/09/2024).
Sebaliknya, untuk komoditas bawang, khususnya bawang merah, harganya mulai melonjak. Pekan ini harga bawang merah rata-rata Rp 26.000 per kg. Sedangkan harga bawang putih relatif stabil, Rp 36.000 per kg.
“Bawang ini hampir mirip dengan cabai. Perubahan harganya cepat. Karena memang bawang juga termasuk komoditas yang tidak tahan lama. Mudah busuk. Jadi harga memang sangat bergantung stok harian di pasar,” ujarnya.
Sedangkan untuk komoditas lain harganya relatif stabil. Harga daging sapi tetap Rp 120.000 per kg, daging ayam kampung Rp 90.000 per kg, dan daging ayam broiler Rp 38.000 per kg.
“Untuk harga telur juga tidak mengalami perubahan. Telur ayam ras Rp 25.000 per kg, dan telur ayam kampung Rp 48.000 per kg,” ungkap Idham.
Sementara harga minyak goreng pekan ini stabil. Minyakita Rp 16.000 per liter, minyak goreng curah Rp 17.000 per liter, dan minyal goreng kemasan Rp 19.000 per liter.
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Sumenep secara rutin melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Anom baru sebagai pasar induk, dan Pasar Bangkal sebagai pembanding. (tem/but)






