Magetan (beritajatim.com) – Pasar murah untuk membantu menurunkan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok di tingkat konsumen diadakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, Rabu (28/2/2024).
Itu dilaksanakan menanggapi harga beberapa bahan pokok mengalami inflasi pada minggu terakhir ini, termasuk beras, gula, cabai rawit merah, dan telur.
“Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Nasional, ada empat bahan pokok yang mengalami inflasi pada seminggu terakhir ini. Sesuai instruksi dari atas, seluruh OPD atau pemerintah daerah harus mengadakan kegiatan untuk menurunkan inflasi. Oleh karena itu, kami mengadakan pasar murah ini,” kata Sidik Perwito, Kepala Bidang Usaha Tani Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan.
Di pasar murah ini, telur dijual dengan harga kandang yaitu Rp27.000 per kg, jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran yang sudah mencapai Rp31.000 per kg. “Harga ini tidak merugikan peternak tetapi sangat membantu masyarakat konsumen,” kata pejabat tersebut.
Pasar murah ini tidak hanya digelar di satu titik saja, tetapi akan diadakan secara terpadu di beberapa lokasi dalam beberapa hari ke depan. “Insyaallah, untuk dua hari ke depan, 3 hari ke depan, barangkali akan dilaksanakan secara terpadu,” kata pejabat tersebut.
“Biasanya terdiri dari teman-teman Bulog, Dinas Pertanian, dan peternak. Untuk hari ini, kami menyediakan 250 kg telur dengan aturan main satu orang maksimal 2 kg,” ujarnya.
Dinas Peternakan dan Perikanan berharap pasar murah ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau. Namun, pada pagi hari tak banyak masyarakat yang antre membeli telur murah tersebut. [fiq/suf]






