Banyuwangi (beritajatimm.comm) – PT INKA juga turut serta dalam gelaran bursa kerja, Banyuwangi Job Fair 2024, yang digelar Pemkab Banyuwangi, 4-5 September lalu. INKA membuka lowongan untuk beberapa posisi, termasuk kesempatan bagi disabilitas.
Direktur Utama PT INKA (Persero), Eko Purwanto menambahkan kebutuhan tenaga kerja ini seiring dengan rencana pabrik yang akan memulai line produksi dengan mesin-mesin yang canggih dalam beberapa bulan ke depan,
“Saat ini sedang kita lakukan pemasangan beberapa mesin dan peralatan yang lebih canggih, robotik automatisasinya. Tentunya produksinya meningkat karena memanfaatkan teknologi yang lebih tinggi,” kata Eko.
Mesin-mesin canggih tersebut akan digunakan untuk memproduksi Kereta Rel Listik (KRL) Jabodetabek pesanan dari PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI).
Eko menyebut sebelumnya sejak tahun 2023 pabrik INKA Banyuwangi telah beroperasi. Namun masih dalam kapasitas kecil, yakni untuk produksi pesanan gerbong barang.
“Dengan penambahan beberapa sarprasa teknologi tersebut, kegiatan fabrikasi Pabrik INKA Madiun dapat dialihkan di Banyuwangi. Mengingat saat ini kapasitas pabrik Madiun juga sudah maksimal,” tambah Eko.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, beroperasinya pabrik kereta terbesar se-Asia Tenggara tersebut membutuhkan banyak tenaga kerja. Khususnya akan diprioritaskan bagi putra-putri Banyuwangi.
“pabrik kereta api PT INKA, selain berkontribusi pada peningkatan ekonomi daerah, juga menyerap tenaga kerja lokal,” katanya. (rin/ted)






