Malang (beritajatim.com) – Program Pembentukan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) menjadi ajang pembentukan karakter bagi mahasiswa baru (maba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Program ini diadakan untuk mencetak anak muda potensial untuk jadi pemimpin masa depan.
P2KK batch pertama dibuka pada Senin, 15 Juli 2024 kemarin dengan 400 lebih orang yang mengikuti. Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Pusdiklat Pengembangan SDM), Zen Amirudin, S.Sos., M. Med. Kom., menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa agar unggul dan kuat.
“Program ini diharuskan untuk semua maba UMM. Selama satu minggu, mereka ditempa berbagai aktivitas untuk meningkatkan kepribadian. Mulai bangun pagi untuk sholat tahajud, kegiatan belajar di kelas dengan materi seputar keislaman, kemuhammadiyahan, dan lainnya. Ada kegiatan khusus untuk mengasah komunikasi dan kerja sama tim,” ungkap Zen.
Program P2KK, kata Zen, sangatlah penting bagi mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa perlu skill, pembentukan mental, dan karakter baik sehingga jadi bekal selama nanti kuliah. Apalagi melihat mahasiswa kampus putih dari berbagai daerah dengan perbedaan asal, suku, dan budaya.
Ditegaskan pihaknya, membawa tidak boleh membawa gadget selama mengikuti program ini. “Kami harap mahasiswa fokus bersosialisasi langsung dengan sesama. Menciptakan kedekatan langsung dan bisa mendapat teman baru,” kata Zen.

Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, SE., M.Si. menekankan pada seluruh peserta P2KK agar serius dan menikmati rangkaian acara. Menurut Prof Nazar, tidak ada keberhasilan tanpa melalui proses yang panjang.
“Saya ingatkan agar kalian menjunjung tinggi perihal adab yang baik. Kedisiplinan, ketekunan, dan sabar dalam menjalani proses itu sangat penting,” ungkap Prof Nazar.
Ia menekankan agar mahasiswa tidak melupakan hal yang berkaitan dengan adab. Menurut Prof Nazar, adab menjadi hal pertama yang diperhatikan oleh masyarakat karena dengan adab dapat memahami ilmu.
“Saudara seluruh mahasiswa baru tolong tetap perhatikan output ciri khas lulusan UMM, yaitu menjadi panutan bagi masyarakat, memberi ketenangan, dan kesejukan dalam setiap kehadirannya. Kalian harus berkontribusi positif dan berkemajuan untuk masyarakat,” tutup Rektor UMM. (dan/kun)






