Surabaya (beritajatim.com) – Ada yang berbeda di Pemilu Surabaya. Salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kelurahan Banjar Sugihan, Tandes dihias dengan nuansa Jepang. Hal itu memantik para warga sekitar untuk ikut datang ke TPS dan memberikan suaranya.
Ketua RT 05, RW 01, Kelurahan Banjar Sugihan, Agus Santoso mengatakan, TPS 50 tersebut sengaja mengangkat tema perkampungan Jepang dalam gelaran Pemilu 2024. Ide itu muncul karena di tempat TPS 50 dikenal sebagai kampung jepang.
Pantauan beritajatim.com, TPS 50 di Banjar Sugihan Surabaya itu memasang bunga sakura warna merah muda di bagian pintu masuk. Lalu ada lampion putih dengan tulisan huruf Jepang di berbagai sudut TPS. Petugas yang melayani juga mengenakan kostum anime atau tokoh kartun Jepang.

“Para petugas membeli sendiri pakaian tersebut menggunakan uang pribadi. Mereka ingin agar para pemilih tertarik, sehingga ikut menyemarakan Pemilu 2024 di Surabaya secara khusus,” kata Agus Santoso diwawancarai di lokasi.
Agus menjelaskan konsep TPS bernuansa Jepang ini baru digunakan pertama kali pada Pemilu 2024. Ide menggunakan konsep Jepang datang dari para panitia muda yang ingin kampung Banjar Sugihan juga dikenal.
“Ini baru pertama kali menggunakan tema Jepang, menarik minat warga biar menyalurkan suaranya. Beli baju sendiri, mereka ingin bantu kontribusi masa kedatangan warga,” jelasnya.
Dengan demikian, Agus berharap agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 ini. Selain itu, dia berniat untuk mengembangkan kampungnya menjadi destinasi wisata.
“Harapan kami warga RT 05 tidak ada yang golput, hampir semua warga sudah datang (memilih). Harapan besar kami biar RT 05 kami menjadi destinasi wisata, khususnya Surabaya,” tutupnya. (ang/ian)






