Surabaya (beritajatim.com) – Berawal dari seorang konten kreator, Noki Dwi pemeran Mamat Ndingklung di film Lara Ati ini bukan hanya menjadi aktor film melainkan menjadi seorang konten creator untuk Ketua Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati.
Ditemui usai mendampingi mama Evi, sapaan akrab Ketua Perbasi Jawa Timur ini menceritakan jika awalnya dia hanya melamar pekerjaan di salah satu kantor yang dimiliki oleh Evi Ekawati di kawasan jalan Ciliwung, Surabaya.
Dirinya pun tidak bereksptasi tinggi jika ternyata sipemilik perusahaan adalah orang nomor satu di dunia basket Jawa Timur. Tentu terkejut ketika ia diterima menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan ketua Perbasi Jawa Timur yang saat ini tengah sibuk keliling dari sekolah ke sekolah untuk memperkenalkan basket.
“Awalnya tidak tahu begitu diterima saya seperti pernah kenal ternyata benar ketua Perbasi tentu terkejut karena saya tidak tahu akan seperti ini pekerjaannya,”ungkap Noki.
Kini hari-harinya bersama mama Evi cukup padat memikirkan bagaimana konten yang menarik dan berkaitan dengan dunia basket yang tak pernah ia tekuni sebelumnya. Menurutnya salah satu cara untuk bisa cepat mengerti selain mengikuti sang ketua berkeliling ia juga riset tentang dunia perbasketan tanah air.
“Saya ingin konten mama evi ini lebih bagus dan berkembang, bukan cuma hal-hal yang serius tapi juga ada sisi komedinya biar tidak bosan dan lucu itu yang harua saya pikirkan setiap hari dan setiap malam saya riset,’imbuhnya.
Suka duka dilalui sebagai konten kreator seseorang, berbeda dengan dirinya membuat konten untuk dirinya sendiri atau saat berperan sebagai aktor.
Banyak hal yang masih belum dipahami Noki tentang dunia basket itu yang membuat dirinya setiap hari harus belajar dan meriset hal apa yang bisa dikembangkan untuk sang ketua.
Namun dibalik kesusahan dirinya memikirkan konten, Noki mendapat hiburan segar dimana setiap road show sang atasan dirinya selalu menjadi jujukan para pebasket atau murid sekolah untuk berfoto bersama dan bertemu dengan perempuan cantik-cantik.
“Meski pusing memikirkan konten, sisi enaknya bisa keteme pebasket- pebasket cantik dan banyak yang kenal saya minta foto bareng,”ujarnya sembari tersenyum.
Kini harapannya bisa membuat sosial media yang dimiliki mama Evi berkembang dan memberikan informasi dan educasi yang berkesan untuk para followersnya. [way/aje]






