Lamongan (beritajatim.com) – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menghadiri kegiatan yang digelar oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GeKrafs) Kabupaten Lamongan, di Aula RM. Aqiila, Lamongan, Sabtu (12/8/2023).
Ratusan pelaku ekonomi kreatif di Lamongan pun menyambut antusias kegiatan bertajuk ‘Ngopi Bareng Mas Sandi (Ngobrol Pintar Ekonomi Kreatif Sandi Uno)’ tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini di antaranya Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua GeKrafs Jawa Timur yang juga Jubir Milenial Sandiaga Uno, Cak Rian, Ketua GeKrafs Lamongan, Pradita Aditya, bersama jajaran.
Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Kabupaten Lamongan yang begitu antusias. Dia menilai, masyarakat Lamongan memiliki etos kerja yang sangat tinggi.
“Hari ini kita melihat antusiasme dari warga Lamongan menyambut Lamongan Megilan. Lamongan Megilan ini adalah etos kerja yang saya sebut sebagai keras keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas dalam turut serta menciptakan 4,4 juta lapangan baru,” kata Sandi.
Sandi juga menyebut bahwa Lamongan menjadi salah satu kabupaten yang berkontribusi besar dalam menumbuhkan ekonomi secara nasional, khususnya pada bidang kulinernya.
“Ekobomi kita tumbuh dengan baik. Lebih dari 43 persen, salah satu sumbangsi terbesarnya dari Kabupaten Lamongan. Terutama kulinernya, ada pecel lele, tahu campur, soto dan lainnya,” sebutnya.
Ditegaskan oleh Sandi, meski banyak warga Lamongan yang sudah sukses saat merantau, akan tetapi kecintaannya terhadap kampung halamannya tak pernah pudar.
“Saya masih ingat betul, saat saya mencalonkan diri jadi Gubernur dulu, ada satu kelompok yang mendeklarasikan diri saya pertama kali, yakni dari masyarakat Lamongan. Saya melihat bahwa Lamongan ini juga tak pernah lupa kampung halamannya,” tandasnya.
Pria yang digadang-gadang sebagai Bakal Calon Wakil Presiden ini menceritakan, saat dirinya dilantik oleh Presiden sebagai Menparekraf pada bulan Desember tahun 2020 lalu, kondisi ekonomi kreatif nasional sempat tengkurap akibat pandemi Covid-19.
Namun berkat perjuangan dan kerja keras, menurut Sandi, kini Indonesia berhasil menciptakan 2,6 juta sektor baru, hingga diproyeksikan mampu menembus angka 4,4 juta. “Indonesia masuk sebagai negara 3 besar dunia bidang ekonomi kreatif. Indonesia berada di urutan ketiga, di bawah Amerika dan Korea,” paparnya.
Oleh sebab itu, Sandi mengajak kepada semua pihak, utamanya para generasi muda di Lamongan untuk terus menggeliatkan ekonomi kreatif. “Mari kita berjuang bersama-sama. Jangan takut gagal. Saya sendiri juga mulai dari kegagalan, saya pernah di PHK. 25 jatuh bangun hingga akhirnya mampu membuka lapangan kerja bagi 30 ribu karyawan se Indonesia,” jelasnya.
“Kegagalan adalah anak tangga dari kesuksesan. Bangkit dan belajar dari kesalahan. You can do it? Yes we can. Semoga Lamongan bisa menyambut kemenangan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi membenarkan bahwa masyarakat Lamongan memang memiliki etos kerja yang tinggi. Menurutnya, hal itu merupakan bagian dari spirit Lamongan Megilan.
“Lamongan punya investasi SDM dan etos kerja yang luar biasa. Meski Lamongan tidak punya gas, seperti kabupaten tetangga, tapi kita tidak kalah. Kita lebih fokus pada pembangunan SDM. Karena SDM yang unggul, mampu mengelola SDA dengan baik,” tuturnya.
Orang nomor satu di Lamongan ini bahkan mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Lamongan sangat baik dan mampu mengungguli rata-rata IPM di Jatim maupun secara nasional, yakni 74,0 persen.
“Pertumbuhan ekonomi di Lamongan sempat mengalami kontraksi saat pandemi Covid-19, yakni minus 2,38 persen. Tapi akhirnya kita bangkit kembali 3,4 dan saat ini 5,51 persen,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Gekrafs Lamongan, Pradita Aditya menyampaikan bahwa hadirnya Menparekraf di Lamongan ini mampu memberikan motivasi dan inspirasi bagi Gekrafs untuk menjalankan inkubasi bisnis yang telah digagas.
“Kami harap, Gekrafs ke depan bisa membentuk pengusaha yang tangguh. Kami ingin terus mencapai mimpi setinggi-tingginya. Mari kita gantungkan cita-cita setinggi bintang suroya, meski kaki kita menginjak bumi. Bersama Gekrafs mari berfaedah untuk semua,” kata Adit.
Hal senada juga dikatakan Ketua Gekrafs Jatim, Cak Rian. Dia menilai, lewat tangan dingin Sandiaga Uno, kino ekonomi kreatif nasional mampu tumbuh dengan pesat, meski sempat terjatuh saat pandemi.
“Dengan keberadaan beliau di Kemenparekraf, ekonomi kreatif di Indonesia tumbuh dengan pesat.
Semoga bisa meningkat dan tumbuh lagi. Harapan kami, Mas Sandi, bisa memberikan inspirasi dan motivasi, agar tahun 2023, Lamongan dengan ekonomi kreatifnya bisa menggeliat lagi,” pungkasnya.[riq/kun]
BACA JUGA: Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2024 Lamongan Disetujui






