Gresik (beritajatim.com) – Para nelayan di Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, kini dapat beraktivitas dengan lebih nyaman berkat perbaikan tempat sandar perahu yang didukung oleh PT Petrokimia Gresik (PG).
Bantuan ini disambut gembira dan semringah oleh para nelayan, termasuk Sulaiman (48), yang menyatakan rasa syukurnya atas perbaikan fasilitas penting tersebut.
Sulaiman, seorang nelayan dan ayah dua anak, tidak menyangka bahwa geladak tempat sandar perahu yang selama ini mereka gunakan akhirnya diperbaiki. Bantuan ini sangat membantu kelancaran aktivitas nelayan dalam mencari ikan maupun ketika pulang dari melaut.
“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Petrokimia Gresik, terutama dalam memperbaiki tempat sandar perahu yang sangat kami butuhkan,” ujar Sulaiman, Rabu (16/10/2024).
Vice President (VP) Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, Rama Yusron Harbiansyah, menjelaskan bahwa bantuan ini ditujukan kepada lima kelompok nelayan di sekitar perusahaan, yang terdiri dari Bale Pasusukan, Bale Purbo, Bale Wonorejo, Bale Cilik, dan Bale Gede. Masing-masing kelompok menerima bantuan sebesar Rp 15 juta untuk perbaikan geladak tempat sandar perahu mereka.
“Perbaikan geladak ini diharapkan dapat membantu kelancaran aktivitas para nelayan, sehingga pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka,” kata Rama.
Rama menambahkan bahwa pertumbuhan perusahaan tidak lepas dari peran masyarakat, termasuk para nelayan yang berada di wilayah ring satu perusahaan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Petrokimia Gresik terhadap komunitas nelayan yang telah mendukung operasional perusahaan.
Selain bantuan perbaikan sarana, Petrokimia Gresik juga peduli terhadap kesehatan para nelayan dengan mengadakan penyuluhan kesehatan dan layanan pengobatan gratis. Rama menyatakan bahwa kesehatan merupakan aspek penting yang harus diperhatikan oleh para nelayan agar dapat beraktivitas dengan optimal.
“Kesehatan para nelayan sangat penting, karena pekerjaan mereka di laut cukup berat. Jika kesehatan terganggu, tentunya aktivitas mencari nafkah menjadi sulit dilakukan,” jelasnya. [dny/ian]






