Bangkalan (beritajatim.com) – Gelombang Covid-19 pasca libur Natal dan Tahun Baru Desember 2021 mendatang menjadi ancaman baru penyebaran virus.
Untuk mengantisipasi hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, telah menyiapkan dana sebesar Rp 5 miliar sebagai langkah penanganan.
Kepala Dinas Kesehatan, Sudiyo mengatakan, imbauan lonjakan kasus tersebut sudah disampaikan oleh pemerintah pusat agar setiap daerah melakukan antisipasi.
“Kami siapkan dana Rp 5 miliar untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus pasca Nataru,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).
Ia juga mengatakan, lonjakan kasus baru itu diperkirakan akan muncul antara Januari hingga Februari. Sebab, mobilitas masyarakat di akhir tahun diprediksi akan meningkat. Sehingga, memudahkan virus tersebut menyebar.
“Menurut para ahli diperkirakan lonjakan kasus di awal tahun, tapi kami berharap tidak ada gelombang Covid-19 lagi,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa Yoyok ini juga menyebutkan masyarakat harus memperketat protokol kesehatan pada diri masing-masing. Sebab, perkiraan akan terjadi kerumunan dengan massa yang banyak di akhir tahun nanti.
“Untuk kasus di Bangkalan saat ini memang rendah tidak mencapai 10 pasien, namun hal itu jangan membuat lengah, harus tetap waspada dan perketat protokol kesehatan,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-bangkalan”]
Ia juga menuturkan, pihaknya juga telah menyiapkan konsep penanganan Covid-19 jika nantinya gelombang itu terjadi. Ia menyebut, saat ini Bangkalan telah menyiapkan sarana dan prasarana.
“Kita belajar dari kasus sebelumnya, jadi konsep penanganan kurang lebih sama dan untuk sarpras juga sudah tersedia,” tandasnya. [sar/but]






