Jember (beritajatim.com) – Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, meminta perbaikan kinerja Forum Corporate Social Responsibility yang dibentuk pemerintah daerah agar bisa optimal memhantu pembiayaan pembangunan.
“Forum CSR jangan dipegang orang luar birokrasi Pemkab Jember,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem Jember David Handoko Seto, Sabtu (5/7/2025).
Saat ini, menurut David, keberadaan Forum CSR tak banyak berdampak terhadap pembangunan. “Tidak pernah ada laporan soal apa saja yang sudah dilakukan oleh Forum CSR itu. Padahal banyak perusahaan menyampaikan kepada kami bahwa sudah memberi ini, memberi itu,” katanya.
Semua realisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan itu, menurut David, tidak pernah terlaporkan langsung kepada Pemkab Jember. Ia sepakat jika ada peraturan baru bupati yang menyenpurnakan kinerja Forum CSR, termasuk untuk menguatkan pemasukan daru CSR sebagai pendapatan lain-lain yang sah dalam APBD Jember.
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jember sempat mengunjungi Kabupaten Kulon Progo untuk studi banding. David dan kawan-kawan terkesan dengan berdirinya sejumlah bangunan strategis dengan dibiayai dana di luar APBD.
David berharap hal ini bisa dilakukan di Jember. “Misalkan, hari ini kita ingin membangun ruang terbuka hijau di wilayah kota. Di kawasan kota ada sejumlah perusahaan yang memungkinkan untuk membangunnya,” katanya.
Selama ini sejumlah perusahaan sudah membangun tanpa perencanaan sebelumnya bersama Pemkab Jember. Menurut David, hal seperti itu bisa dikoordinasikan oleh Forum CSR sehingga lebih terencana dan terarah sesuai kebutuhan daerah. [wir]






