Achmad Imam Fauzi, diangkat menjadi pejabat sekda oleh Bupati Muhammad Fawait di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026).
KUMPULAN BERITA rpjmd jember
Pelaku pariwisata di Kabupaten Jember, Jawa Timur, punya cara sendiri untuk bertahan dengan tetap memposisikan diri sejajar dengan pemerintah daerah. Mereka merintis program kawasan wisata terintegrasi sejak 2017 yang berlanjut hingga saat ini dengan menempatkan Pemkab Jember sebagai mitra.
Perlindungan terhjadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) membutuhkan komitmen kuar Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember menyoroti hasil penilaian kinerja pelaksanaan aksi konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (PPPS) Provinsi Jawa Timur 2025.
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, 2025-2029 diharapkan tak hanya berhenti pada perencanaan, namun bisa dilaksanakan dengan baik dan benar.
Ada 3.526 orang tenaga non aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tidak tercatat dalam pangkalan data Badan Kepegawaian Nasional.
Keinginan Bupati Muhammad Fawait untuk mendirikan badan usaha milik daerah (BUMD) khusus pangan mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, untuk dicantumkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Target kenaikan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekitar 6 persen dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 masih tergolong konservatif. Target ini dinilai tidak cukup menjawab tantangan fiskal daerah.
“RPJMD bukanlah sekadar dokumen perencanaan. Ia adalah cetak biru masa depan Kabupaten kita. Di dalamnya termaktub arah, strategi, dan prioritas pembangunan yang akan menjadi pegangan bersama selama lima tahun ke depan,” kata Anggun.
Fraksi Partai Gerindra DPRD Jember, Jawa Timur, mengapresiasi program prioritas yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025-2029.









