Blitar (beritajatim.com) – Didampingi sang cucu, Megawati Soekarnoputri kembali menginjakkan kakinya di rumah masa kecil Bung Karno di Kota Blitar. Presiden ke-5 Republik Indonesia itu pun kembali melihat setiap sudut rumah yang merupakan milik sang eyang.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial biasa, melainkan sebuah perjalanan batin yang penuh nostalgia.
Di rumah yang dulunya milik sang nenek tersebut, Megawati seolah membuka kembali lembaran memori masa lalu yang lekat dengan kehangatan keluarga dan awal mula bertunasnya gagasan-gagasan besar tentang Indonesia.
Suasana haru dan penuh cerita itu tersingkap setelah Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), yang setia mendampingi Megawati selama menyusuri bagian dalam hingga ke halaman belakang rumah bersejarah tersebut, membagikan momen intim tersebut kepada awak media.
Dari cerita Mas Ibin, terungkap setiap sudut Istana Gebang seolah berbicara kepada Megawati. Kenangan masa kecil yang begitu kuat langsung menyeruak saat putri Sang Proklamator itu melihat kembali interior rumah yang masih dirawat keasliannya.
“Tadi banyak bercerita ya tentang masa kecil beliau di sini. Jadi, ‘Ini dulu begini, ini dulu begini’, cerita banyak, ya. Tentunya ini menunjukkan bahwa rumah ini, ya, Istana Gebang ini sangat membekas, ya, di hati beliau, Presiden ke-5 Republik Indonesia,” ungkap Wali Kota Blitar pada Senin (15/06/2026).
Megawati Soekarnoputri menyusuri setiap sudut rumah masa kecil Bung Karno itu. Mulai kamar hingga halaman belakang.
Rumah masa kecil Bung Karno itu pun memang masih dipertahankan meski usianya telah sampai 100 tahun. Autentikasi dari rumah ini pun masih dipertahankan demi menjaga nilai historis yang tersimpan di sini.
“harus mengunjungi sini, karena di sinilah dulu Bung Karno ditempa dan Bung Karno punya banyak gagasan tentang kemerdekaan Indonesia, tentang arah bangsa ke depan juga berangkat dari sini. Maka dari itu, ini salah satu tempat inspiratif ya buat Bung Karno muda, dan tentunya juga eh buat apa namanya, rintisan kemerdekaan bangsa ini,” tegasnya.
Bagi Megawati, rumah ini bukan sekadar bangunan peninggalan. Ada memori tentang masa-masa indah bersama sang nenek, tempat ia pernah menghabiskan waktu, dan menyaksikan langsung bagaimana kehidupan bersahaja keluarga Bung Karno di Blitar dibentuk. Kedekatan emosional itulah yang membuat setiap detail ruangan di Istana Gebang begitu hidup dalam ingatan Megawati
Lebih dari sekadar romantisme masa lalu keluarga, Istana Gebang sejatinya adalah saksi bisu tempat pikiran-pikiran besar Bung Karno mulai ditempa. Di sinilah tempat Bung Karno muda membaca, merenung, dan menyerap realitas kehidupan rakyatnya sebelum akhirnya membawa bangsa ini lepas dari belenggu penjajahan.
Mas Ibin menekankan bahwa nilai inspiratif inilah yang ingin ditularkan kepada seluruh generasi muda Indonesia melalui kunjungan Megawati.
“Tentunya masyarakat bangsa Indonesia juga harus mengunjungi sini, karena di sinilah dulu Bung Karno ditempa dan Bung Karno punya banyak gagasan tentang kemerdekaan Indonesia, tentang arah bangsa ke depan juga berangkat dari sini. Maka dari itu, ini salah satu tempat inspiratif ya buat Bung Karno muda, dan tentunya juga eh buat apa namanya, rintisan kemerdekaan bangsa ini,” jelasnya. (owi/ted)






