Blitar (beritajatim.com) – Selama sepekan terakhir, dua peristiwa tabrak lari terjadi di Kota Blitar. Bahkan, satu korban di antaranya meninggal dunia di rumah sakit usai menjalani perawatan di rumah sakit.
Dua insiden yang terjadi di jalur protokol Kota Blitar ini memiliki kesamaan yaitu melibatkan pengemudi roda empat yang tidak bertanggung jawab. Pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian, sementara korban ditinggal begitu saja.
“Alhamdulilah ini kedua pelaku tabrak lari sudah kita amankan dan lakukan penyelidikan,” ungkap Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno pada Senin (17/11/2025).
Insiden paling memilukan terjadi pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Kenari, Kelurahan Plosokerep. Kecelakaan ini merenggut nyawa Yanuar Ika Prameswari (27), warga Sanankulon, Kabupaten Blitar.
Kronologinya, Yanuar yang saat itu dibonceng oleh Bayu Cahyo Saputro (22) melaju dari utara ke selatan. Motor Honda Beat yang mereka naiki tiba-tiba mengalami selip dan terjatuh sendiri.
Nahas, saat terjatuh, Yanuar terlindas kendaraan roda empat tak dikenal yang melaju searah dari belakang. Pelaku yang diduga kurang konsentrasi tersebut langsung melarikan diri, meninggalkan korban di lokasi. Yanuar yang mengalami luka berat di kepala dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit.
“Pelaku ini masih kita lakukan penyelidikan, informasi lebih lanjut akan kami sampaikan,” tegasnya.
Peristiwa tabrak lari kembali terjadi pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB, di Simpang Tiga Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sananwetan. Korban kali ini adalah seorang pelajar berusia 17 tahun bernama Yegar Sahaduta Novem, yang mengendarai motor Honda Tiger.
Kecelakaan terjadi ketika Yegar melaju dari barat ke timur. Saat melintas di Simpang Tiga Sultan Agung, motornya dihantam oleh mobil tak dikenal yang datang dari arah timur dan berbelok tiba-tiba ke utara. Pelaku yang menabrak Yegar pun dengan cepat melarikan diri dari lokasi. Korban mengalami luka-luka ringan pada tangan dan kaki.
Kepolisian setempat kini tengah memburu identitas pengemudi mobil dalam dua kasus tabrak lari ini. Kejadian beruntun ini menjadi alarm bagi masyarakat Blitar mengenai pentingnya kewaspadaan dan mendesak pihak berwenang segera mengungkap pelaku yang tidak bertanggung jawab. [owi/beq]






