Surabaya (beritajatim.com) – Malaysia kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin inovasi kesehatan di Asia Tenggara melalui penyelenggaraan Konferensi MIH Megatrends 2024. Acara bergengsi yang berlangsung selama tiga hari di Kuala Lumpur Convention Center ini, resmi dibuka oleh Yang Mulia Raja Agong Sultan Ibrahim, turut mengundang perhatian para pelaku industri kesehatan global.
MIH Megatrends 2024 tidak hanya menjadi ajang pameran teknologi medis terkini, namun juga menjadi platform bagi para ahli kesehatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Lebih dari 100 peserta pameran menampilkan berbagai inovasi mulai dari kecerdasan buatan (AI) dalam diagnosis penyakit hingga solusi perawatan kesehatan berbasis nilai.
“MIH Megatrends 2024 adalah bukti nyata komitmen Malaysia dalam membangun sistem kesehatan yang berkelas dunia. Melalui acara ini, kita dapat melihat bagaimana teknologi dan inovasi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” YB Datuk Seri Dr. Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia, dalam sambutannya.
Sebagai salah satu pemain utama dalam industri kesehatan Malaysia, KPJ Healthcare turut berkontribusi besar dalam kesuksesan MIH Megatrends 2024. Peluncuran “KPJ Health System” merupakan salah satu sorotan utama acara ini. Inisiatif ini mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan layanan kesehatan dalam satu ekosistem, menjadikan rumah sakit sebagai pusat pembelajaran dan inovasi.
Chin Keat Chyuan, Presiden dan Direktur Pelaksana KPJ Healthcare, menjelaskan, dengan mengadopsi teknologi terkini seperti AI dan komputasi kuantum, bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih personal dan efektif bagi pasien.
“KPJ Health System akan menjadi model bagi rumah sakit lainnya di Malaysia dan kawasan Asia Tenggara,” katanya.
Keterlibatan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM) dalam MIH Megatrends 2024 semakin memperkuat komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi digital di sektor kesehatan. Dengan dukungan teknologi 5G, layanan kesehatan digital seperti konsultasi virtual dan diagnostik AI akan semakin mudah diakses oleh masyarakat.
Menjelang kepemimpinan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025, MIH Megatrends 2024 menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat posisi Malaysia sebagai pusat inovasi kesehatan di kawasan. Acara ini juga menjadi wadah bagi para pembuat kebijakan untuk membahas isu-isu krusial seperti pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan dan akses yang adil. [rea/beq]






