Mojokerto (beritajatim.com) – Riyanto, anggota Banser yang meninggal dunia akibat ledakan bom saat berjaga di Gereja Eben Haezer Kota Mojokerto di malam Natal, 24 Desember pada tahun 2000 lalu menjadi simbol nilai perjuangan kemanusiaan. Ini menjadi alasan kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Halim (sapaan akrab, red) mewakili Calon Wakil Presiden (Cawapres), Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan ke rumah almarhum Riyanto di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (6/1/2024). Dalam kunjungannya, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini didampingi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Mojokerto, Junaedi Malik.
“Kedatangan Gus Halim ke rumah almarhum Riyanto yang menjadi korban bom Natal tahun 2000 ini mewakili adiknya Gus Muhaimin untuk menyampaikan hormat takzim kepada orang tua almarhum, dan menyampaikan simpatik rasa bangganya pada almarhum sebagai simbol perjuangan nilai kemanusiaan yaitu toleransi keagamaan,” ungkapnya.
Masih kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto ini, inti dari misi tersirat tersebut tak lain sebagai bukti nyata Gus Imin (sapaan akrab Muhaimin Iskandar, red) maju sebagai Cawapres yang benar-benar mengusung kesatuan persatuan bangsa. Yaitu toleransi islam ramah, islam merangkul, damai dan rahmat untuk semua alam.

Junaedi juga menambahkan, almarhum Riyanto menjadi simbol nilai perjuangan kemanusiaan. Menurutnya hal tersebut merupakan cermin poltik Islam ahlussunnah jamaah yang digagas oleh Muhaimin Iskandar dan Abdul Halim Iskandar dan dibawah PKB untuk masa depan bangsa.
“Satu-satunya memang yang bisa menjamin kesatuan dan persatuan bangsa adalah Islam ahlussunnah wal jamaah, islam rahmatan lil alamin, PKB di situ akan mempererat dan memperekatkan bangsa ini lewat visi perjuangan yang nilai politik kemanusiaan,” pungkasnya.
Selain melakukan kunjungan ke rumah almarhum Riyanto, Gus Halim juga menyempatkan berkunjung ke rumah Amir yang merupakan sahabat almarhum Riyanto. Amir merupakan aksi hidup almarhum Riyanto saat kejadian bom Natal tahun 2000. Saat itu, Amir juga menjadi korban dari percikan bom. [tin/kun]
![Menteri Desa PDTT Sambangi Keluarga Pejuang Toleransi dan Kesatuan di Mojokerto Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar saat melakukan kunjungan ke rumah almarhum Riyanto di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. [Foto : ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240106-WA0032.jpg)





