Surabaya (beritajatim.com) – Kamis, (25/8) dini hari digelar sebuah pertandingan amal antara Barcelona dan Manchester City yang ditujukan untuk penderita penyakit ALS (amyotrophic lateral sclerosis). Pertandingan tersebut adalah sebuah gerakan amal yang dipromosikan oleh mantan kiper dan pelatih Barca, Juan Carlos Unzue yang juga didiagnosis menderita ALS, dua tahun lalu.
Nantinya, seluruh hasil pendapatan dari penjualan tiket akan didonasikan kepada organisasi non profit, Fundacion Luzon. Sebuah organisasi yang bergerak untuk melakukan penelitian dan pengembangan kualitas hidup sehat bagi para penderita ALS dan keluarga mereka. Diketahui, jumlah penonton yang menghadiri pertandingan Barca dan Man City dini hari tadi mencapai 90-an ribu orang.
Lalu, apa sebenarnya penyakit ALS itu? Penyakit ALS atau sering juga disebut penyakit Lou Gehrig adalah sebuah gangguan saraf yang dapat memburuk seiring waktu dan dapat berakibat pada kelumpuhan. Secara rinci, penyakit ALS ini menyerang pada bagian otak dan saraf tulang belakang yang mengendalikan gerakan otot manusia.
Saat kondisi pasien ALS memburuk, penderita dapat kehilangan kemampuan bicara, kekuatan otot, nafsu makan hingga resiko kematian. Belum bisa dipastikan apa penyebab penyakit ini, namun 5-10 kasus ALS diakibatkan karena faktor keturunan.
Meski begitu, beberapa peneliti menunjukkan bahwa ALS memiliki keterkaitan dengan beberapa kondisi yakni: kelebihan glutamat (zat kimia yang berfungsi untuk mengirim pesan dari dan ke otak serta saraf), gangguan sistem imun, gangguan mitokondria (tempat pembentukan energi di dalam sel) dan stres oksidatif (kondisi di mana kadar radikal bebas dalam tubuh berlebih).
[berita-terkait number=”3″ tag=”sepakbola”]
Hasil Laga Barcelona Vs Manchester City Berakhir Seri, 3-3
Pertandingan laga amal yang di gelar di Stadion Camp Nou itu berakhir dengan skor imbang, 3-3. Gol pembuka datang dari tim tamu, Man City melalui tendangan Julian Alvarez pada menit ke-21. Lalu tak berselang lama, Barca berhasil menyamai kedudukan di menit ke-29, lewat tendangan Voli Aubameyang.
Berlanjut ke babak kedua, gawang Man City berhasil ditembus oleh Frenkie de Jong pada menit ke 55. Gol ini membuat Barca unggul satu angka. Namun keunggulan itu hanya berlangsung sementara, di menit ke-59 Man City mampu menyamai kedudukan lewat Cole Palmer. Skor menjadi 2-2.
Pertandingan berlangsung cukup sengit, jarak gol yang diciptakan antar pemain hanya berlangsung sempit. Setelah berhasil dikejar oleh Man City, Barca kembali unggul melalui gol yang dibuat oleh Memphis Depay. Namun, lagi-lagi Man City kembali berhasil menyamai kedudukan lewat tendangan penalti yang dieksekusi oleh Riyad Mahrez dan gol!. Laga berakhir dengan skor imbang 3-3. (Jhn/ian)






