Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, terus mendistribusikan air bersih gratis bagi masyarakat terdampak kekeringan di wilayah setempat, sekalipun sudah mulai memasuki musim hujan.
“Distribusi air bersih gratis ini merupakan program rutin yang digagas bersama PMI Jawa Timur, bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono melalui Sekretaris Hairul Saleh, Rabu (13/11/2024).
Distribusi air bersih gratis yang digagas PMI Pamekasan, dilakukan sejak Sabtu (7/9/2024) lalu. Bahkan hingga saat ini masih terus berlangsung sekalipun mulai memasuki musim hujan. “Memang saat ini sudah mulai memasuki musim hujan, tetapi proses distribusi tetap hingga lakukan hingga batas waktu yang sudah ditentukan,” ungkapnya.
“Rencana awal proses pendistribusian air bersih ini kita lakukan hingga awal Desember 2024 mendatang. Sesuai dengan batas akhir peminjaman armada tangki milik PMI Jawa Timur,” ungkapnya.
Selain kerjasama dengan PMI Jatim, pihaknya juga membuka donasi dari berbagai komunitas yang ikut serta dan berpartisipasi dalam pendistribusian air bersih gratis bagi masyarakat terdampak.
“Jadi dalam proses pendistribusian ini, juga terdapat beberapa komunitas yang ikut serta dan membantu masyarakat terdampak kekeringan akibat kemarau. Semisal komunitas dari alumni SMA Negeri 1 Pamekasan, Dafis One, Karimata FM, LDII, serta sejumlah komunitas maupun tokoh masyarakat,” imbuhnya.
Namun pendistribusian air bersih tersebut disalurkan di empat dari total 11 kecamatan berbeda di Pamekasan, seiring dengan keterbatasan armada tangki di PMI Pamekasan. “Sasaran pendistribusian dipusatkan di wilayah selatan Pamekasan, yakni di Kecamatan Galis, Larangan, Pademawu, dan Tlanakan,” sambung Hairul.
Proses pendistribusian dijadwalkan digelar hingga awal Desember 2024, sesuai durasi peminjaman mobil tangki ke PMI Jawa Timur, yakni hingga 3 Desember 2024. “Tapi jika kebutuhan air di masyarakat sudah terpenuhi seiring dengan musim hujan, kemungkinan distribusi kita hentikan meskipun belum memasuki akhir distribusi,” pungkasnya.
Berdasar Surat Keputusan Bupati Pamekasan, Nomor 188/681/432.013/2024 tentang Penetapan Desa Penerima Bantuan Air Bersih Tahun 2024, terdapat sebanyak 269 dusun di 76 desa yang tersebar di 11 dari total 13 kecamatan di Pamekasan, dinyatakan terdampak kekeringan. [pin/beq]






