Bojonegoro (beritajatim.com) – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas atau Mr X ditemukan mengambang di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Pruwo, Desa Sumberarum, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (5/11/2026) pagi.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan sehingga sulit dikenali. Hingga kini, identitas maupun perkiraan usia korban belum diketahui.
Kapolsek Ngraho AKP Sutaryanto membenarkan penemuan mayat tersebut. Menurutnya, keberadaan jenazah pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.20 WIB. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
“Setelah menerima laporan dari masyarakat, anggota bersama tim medis dan warga mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban. Sekitar pukul 08.30 WIB, jenazah berhasil dibawa ke tepian sungai,” ujar AKP Sutaryanto.
Setelah dievakuasi, petugas bersama tim medis melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans Urkes Polres Bojonegoro ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro untuk pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut.
AKP Sutaryanto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan luar, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki. Korban memiliki ciri-ciri rambut pendek, mengenakan kaus lengan panjang berwarna biru dan celana pendek berwarna cokelat. “Namun, identitas maupun perkiraan usia korban belum diketahui,” sambungnya.
Dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah bagian tubuh, mulai kepala, leher, dada, punggung, perut hingga anggota gerak, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Namun, seluruh bagian tubuh telah menunjukkan proses pembusukan.
“Untuk sementara korban masih berstatus Mr X karena belum diketahui identitasnya. Kami juga belum menerima informasi adanya warga yang mencari anggota keluarganya terkait kejadian ini,” jelasnya.
Sementara itu, polisi telah berkoordinasi dengan jajaran kepala desa di wilayah Kecamatan Ngraho serta Polsek Kradenan, Kabupaten Blora. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban merupakan warga yang dilaporkan hilang. (fif/ian)






