Surabaya (beritajatim.com) – Kesehatan mata kerap diabaikan masyarakat, padahal gaya hidup modern menyimpan ancaman serius. Pemilik Optik Cahaya Truevue, Meliana Tanumiharjo, mengidentifikasi tiga kebiasaan yang berisiko merusak penglihatan secara permanen.
Menurut Meliana, hal yang paling sering diabaikan adalah gaya hidup visual, seperti melihat sesuatu terlalu dekat atau di tempat gelap, terutama dengan perangkat digital.
“Mereka terkadang tahu, tapi diabaikan,” kata Meliana saat dijumpai di sela grand opening optik barunya di Jalan Panjang Jiwo Surabaya, Kamis (11/9/2025).
Risiko lainnya datang dari kebiasaan merokok dan konsumsi gula berlebihan. Asap rokok dapat merusak kornea, sementara zat yang terhisap dapat mengganggu retina.
“Konsumsi yang manis-manis, terutama es teh manis, bisa memicu diabetes dini. Diabetes ini bahayanya adalah retinanya bisa sobek,” jelas Meliana.
Kerusakan retina akibat sobekan ini bersifat permanen dan penglihatan yang hilang tidak bisa kembali. Karena itu, Meliana menekankan pentingnya pemeriksaan mata rutin.
Ia merekomendasikan pemeriksaan tahunan bagi yang tidak memakai kacamata. Lalu, pemeriksaan enam bulan sekali bagi yang sudah berkacamata, dan pemeriksaan tiga bulan sekali untuk anak-anak.
Pemeriksaan rutin, terutama bagi anak-anak, bertujuan untuk mendeteksi perubahan dini. Dengan begitu, bisa ada perbaikan gaya hidup, seperti lebih banyak beraktivitas di luar ruangan. “Kadang orang tuanya sibuk, lebih dari setahun tidak diukur. Tiba-tiba naiknya mendadak,” ungkap Meliana.
Ia juga mengingatkan, seseorang yang hanya salah satu matanya kabur sering tidak menyadarinya karena mata yang lain masih berfungsi normal, kondisi ini bisa memicu mata malas atau amblyopia.
Di sisi lain, Meliana melihat pergeseran tren di mana kacamata kini dianggap sebagai bagian dari gaya hidup dan mode. “Sekarang kacamata itu lebih fashion,” ucapnya.
Bahkan, ada konsumen yang ingin membeli kacamata meski tidak memiliki minus. Tren ini juga meluas ke lensa kontak, di mana para pria mulai banyak menggunakannya, bahkan dengan warna-warna yang mencolok.
Pergeseran ini, kata Meliana, menunjukkan bahwa kesadaran akan health conscious dan tren gaya hidup ikut memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih alat bantu penglihatan.
Sekadar informasi, dalam grand opening ini, Optik Cahaya Truevue juga menggelar bakti sosial dengan menyerahkan kacamata kepada yayasan. [ipl/but]






