Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pelemparan batu ke gedung MAN Kota Mojokerto mengakibatkan kaca dua kelas pecah dan satu siswi mengalami luka pada bahu sebelah kiri. Polsek Prajurit Kulon yang datang ke lokasi mengamankan pecahan kaca dan batu.
Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Muhammad Sulkan mengaku sudah mengetahui perihal pelemparan batu di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang berada di Jalan Cinde Baru VIII, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto tersebut. Secara langsung Kapolsek juga turun ke lokasi kejadian.
“Sampai saat ini belum ada laporan resmi dari pihak sekolah karena akan diselesaikan sendiri. Ada salah paham antara dua sekolah ini, miss komunikasi tapi kami sudah ke lokasi untuk klarifikasi saja,” ungkapnya, Rabu (23/8/2023).
Masih kata Kapolsek, meski belum menerima laporan resmi dari pihak sekolah, pihaknya sudah mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian. Yakni batu dan pecahan kaca dari ruang kelas F (XI 4) dan F (IX 5). Pihaknya menampik sudah ada yang diamankan dari aksi tersebut.
“Tidak ada (yang diamankan). Karena kami masih sebatas melakukan penyelidikan dan pengumpulan data. Pihak MAN juga belum laporan secara resmi karena ada upaya penyelesaikan dari MAN. Belum tahu (sekolah pelajar yang melakukan penyerangan),” katanya.
Kapolsek menjelaskan, pihaknya akan menjembatani dengan proses mediasi jika memang dibutuhkan. Pihaknya juga akan melakukan upaya prefentif dengan melakukan patroli dan penyuluhan ke sekolah-sekolah untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terjadi lagi.
“Kami akan menjembatani karena ini terjadi (aksi pelemparan) karena salah paham dan pihak MAN akan melakukan upaya penyelesaian. Dan memang kami arahkan ke sana, penyelesaian. Kami juga akan melakukan langkah antisipasi secara prefentif, dengan menggelar patroli dan penyuluhan ke sekolah-sekolah,” tegasnya.
Sebelumnya, sekelompok pelajar melakukan aksi pelemparan batu ke gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Mojokerto. Akibatnya kaca dua kelas sekolah di Jalan Cinde Baru VIII, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto pecah.
BACA JUGA:
Sekelompok Pelajar Lempar Batu Gedung MAN Kota Mojokerto
Tak hanya mengenai kaca dua ruang kelas F (XI 4) dan F (IX 5) saja, akibat lemparan batu tersebut satu siswa terluka. Saat kejadian, Aizziatussofia (16) berada di dalam ruang kelas bersama ketiga temannya. Satu batu mengenai bahu sebelah kiri siswi kelas F (XI 4) tersebut.
Beruntung tak banyak siswa yang terluka menyusul kejadian saat jam istirahat berlangsung. Para siswa-siswi juga melaksanakan sholah Dhuhur, sementara keempat siswi kelas F (XI 4) sedang berhalangan sehingga keempatnya tinggal di dalam kelas. [tin/but]
![MAN Kota Mojokerto Dilempari Batu, Polisi Turun Tangan Kepala MAN Kota Mojokerto, Abdul Salam menunjukkan kaca kelas F (XI 4) yang pecah akibat lemparan batu. [Foto : Misti/beritajatim.com]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2023/08/VideoCapture_20230823-161309_G5AGiTT03M-1024x576.jpeg)






