Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa Prodi Produksi Film dan Televisi (PFTV) Universitas Dinamika Surabaya Hafidz Iqbal sukses membuat karya tugas akhirnya berupa film pendek berjudul Hold on Little Girl (HOLG).
Sebagai karya tugas akhir sarjana terapan, film ini terbilang istimewa. Sebab, Afrian Arisandy, aktor profesional yang membintangi film Siksa Kubur dipilih sebagai pemeran utama dalam film pendek ini.
“Ini adalah film ke-12 saya sejak memulai bikin film dari bangku SMP,” ujar Hafidz usai Gala Premiere di CGV Maspion Square Surabaya, ditulis Senin (13/5/2024).
Ia mengungkapkan, film HOLG mulai diproduksi sejak tahun 2020 sebagai tugas akhir semester kuliah. Namun terjeda karena pandemi Covid-19. Banyak hambatan selama produksi sehingga harus berhenti di tengah jalan.
“Saat itu masih gencar-gencarnya Covid-19 dan seringkali lockdown saat kami mau produksi film sehingga proses produksi sering terhambat,” ungkapnya.
Hafidz pun terus berusaha memperbaiki kembali film ini bersama tim produksi dan didukung para pembimbing tugas akhir serta masukan dari dewan penguji.
“Saya dibantu Harf Media, production house yang sudah saya rintis bersama teman-teman SD hingga saat ini,” katanya.
Total ada 24 orang yang menjadi tim dalam proses produksi HOLG. Setelah melalui proses panjang akhirnya film ini rampung pada tahun 2024 sekaligus dijadikan sebagai karya Tugas Akhir Prodi PFTV.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Muhammad Bahruddin menjelaskan, film pendek ini relate dengan kehidupan keluarga-keluarga pada umumnya. Istimewanya, Hafidz mampu membangun konflik batin dan drama secara detail ke dalam film.
“Sekalipun banyak ayah mengalami kesedihan yang mendalam karena ditinggal menikah putrinya tapi justru tak banyak film yang mengambil kisahnya. Inilah kelebihan dari HOLG,” pujinya.
Hafidz berharap HOLG bisa didaftarkan sebagai intellectual property (IP) agar bisa diputar di layer-layar lebar di Indonesia. “Saya ingin menjadikan HOLG sebagai sebuah intellectual property sehingga bisa diputar di layar-layar lebar Indonesia,” harapnya.
Hafidz sendiri juga mendaftarkan HOLG di sejumlah festival film, baik di level nasional maupun internasional seperti karya sebelumnya yaitu film Annoying Boy yang mendapatkan apresiasi dari berbagai festival internasional.
Adapun film HOLG karya mahasiswa Universitas Dinamika Surabaya ini bercerita tentang Farah, seorang putri tunggal yang sebentar lagi menikah dengan laki-laki pilihannya.
Namun, konflik batin terjadi ketika menjelang hari pernikahan. Sang ayah tampak tidak rela melepas anaknya yang dianggap masih kecil itu. Dia terlalu mencintai putrinya sehingga enggan untuk melepasnya, apalagi pergi dengan pria lain. [ipl/ted]






