Malang (beritajatim.com) – Universitas Islam Malang (Unisma) mencetak prestasi gemilang di kancah internasional. Empat tim mahasiswa Unisma sukses memborong medali dalam ajang Youth International Science Fair (YISF) 2025.
Prestasi ini semakin membanggakan karena keempat tim tersebut merupakan bagian dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kreasi. UKM ini baru saja dibentuk oleh Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D.
Sejak menjabat sebagai Rektor Unisma, Prof. Junaidi langsung membuat gebrakan dengan membentuk dua UKM baru. UKM Kreativitas dan Inovasi (Kreasi) serta UKM Global Language Community. Hasilnya langsung terlihat dengan keberhasilan UKM Kreasi mengantarkan mahasiswa Unisma meraih prestasi internasional dalam ajang YISF 2025.
“Prestasi ini luar biasa. Alhamdulillah, meskipun UKM Kreasi masih baru, namun telah mampu menorehkan prestasi di level internasional. Bahkan, langsung membawa pulang empat medali,” ujar Prof. Junaidi kepada awak media.
YISF 2025 merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh ratusan peserta dari 24 negara. Kompetisi ini menjadi wadah bagi peneliti muda untuk menuangkan ide-ide inovatif dalam bidang Engineering, Social Science, Life Science, dan lainnya.
Adapun tim mahasiswa Unisma yang sukses membawa pulang medali, yaitu Tim Social Science beranggotakan Surya Aditya (FEB), Rida Mita Sari (FP), Rizky Yuliana Prasetyo Putri (FT), Sa’diyatul Abadiyah (FKIP), Faizzatul Maulidiyah (FKIP), Ima Imsiatul Nadhifah (FKIP). Mereka meraih medali perak
Tim Life Science, terdiri atas Lulu Afifah Hanif (FAPERTA), Muhammad Rizqi Fadilah (FH), Moch. Fikri Romadhoni (FAPET), Heni Sri Enda Setyorini (FMIPA), Adinda Dinkan Arlina (FIA), Umrotus Sholehah (FIA). Mereka meraih medali perunggu.
Kemudian, Tim Innovation Science beranggotakan Zaenal Abidin (FT), Chantika Nandha Exha Zhal Zhabilla (FIA), Iswatul Hasanah (FIA), Vina Aula Septia (FIA), Vivi Anggraini (FIA), Hanifan Bahrun Al Mahdi (FT). Mereka meraih medali Perak.
Kemudian, Tim Environmental Science, beranggotakan Nazaretha Dimitri (FAPET), Nabiilah Rifda Harmono Putri (FMIPA), Thoifatus Syarivah (FMIPA), Melani Syafa Atul Aulia (FAPERTA), Eka Yuliana Saputri (FEB), Indra Kurniawan (FEB). Mereka meraih medali perak.
Keberhasilan ini tak lepas dari peran UKM Kreasi yang menjadi wadah bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan penelitian, menulis, dan berkompetisi dalam ajang ilmiah. Prof. Junaidi menegaskan bahwa pembentukan UKM Kreasi merupakan bagian dari komitmennya untuk meningkatkan daya saing mahasiswa Unisma di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berencana mengembangkan lebih banyak program untuk mahasiswa agar mereka bisa terus berinovasi dan bersaing di berbagai kompetisi akademik,” jelasnya.
Wakil Rektor 3 Unisma, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd, juga menambahkan bahwa pengembangan UKM di Unisma bertujuan untuk meningkatkan kualitas soft skill mahasiswa.
“Unisma tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan potensi mahasiswa dalam bidang seni, budaya, olahraga, hingga riset ilmiah,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi gemilang ini, pihak kampus akan memberikan penghargaan khusus kepada para mahasiswa yang meraih medali, termasuk pembebasan biaya SPP dengan besaran yang disesuaikan oleh universitas.
Prestasi mahasiswa Unisma di YISF 2025 menjadi bukti bahwa kampus ini siap bersaing di kancah global. Dengan berbagai inovasi dan dukungan penuh dari kampus, Unisma berkomitmen untuk terus mendorong mahasiswa agar aktif berkompetisi di level internasional.
Ke depan, Unisma berencana mengirimkan lebih banyak delegasi ke berbagai ajang internasional guna mengukuhkan posisinya sebagai universitas unggulan dalam bidang riset dan inovasi. (dan/ted)






