Malang (beritajatim.com) – Dimas Fariski Setyawan Putra, mahasiswa Teknik Informatika S-1 Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, berhasil meraih Juara 3 dalam TSA Cyber Champion 2024. Ajang bergengsi ini menguji keterampilan teknis di bidang keamanan siber.
Dimas menunjukkan keahliannya dalam eksploitasi web, salah satu kategori paling menantang dalam kompetisi ini. “Tantangan yang diberikan melibatkan pengujian keamanan aplikasi web melalui eksploitasi alamat IP yang ditentukan. Ini mengasah kemampuan teknis saya sekaligus menambah wawasan tentang celah keamanan di sistem digital,” ungkap Dimas, Sabtu (7/12/2024).
Eksploitasi web adalah proses mengidentifikasi dan memanfaatkan kelemahan pada aplikasi berbasis web. Dalam kompetisi ini, peserta diminta untuk mendeteksi celah keamanan dengan teknik penetrasi, manipulasi data, atau menemukan kerentanan sistem yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan akses atau data rahasia.
“Di tim saya, peran setiap anggota sudah jelas. Saya fokus pada eksploitasi web, sementara anggota lain menangani kategori seperti kriptografi dan digital forensik. Strategi ini sangat membantu mengoptimalkan waktu dan hasil,” jelas Dimas.
TSA Cyber Champion 2024 melibatkan 455 tim dari berbagai perguruan tinggi ternama, termasuk National University of Singapore (Juara 1) dan IPB (Juara 2). Kompetisi ini tidak hanya terbuka untuk mahasiswa, tetapi juga alumni dengan usia maksimal 29 tahun.
Peserta menghadapi tantangan dalam lima kategori, yaitu digital forensik, kriptografi, reverse engineering, eksploitasi binary, dan eksploitasi web. Keberhasilan Dimas di TSA Cyber Champion menyoroti pentingnya keahlian dalam keamanan siber, terutama di tengah meningkatnya ancaman digital.
“Cyber security adalah bidang dengan peluang besar dalam dunia kerja. Saya berharap lebih banyak generasi muda yang terjun ke bidang ini untuk melindungi sistem digital Indonesia,” katanya.
Dimas bukanlah pendatang baru di dunia kompetisi keamanan siber. Sebelumnya, ia bersama tim ITN Malang berhasil menjadi The Best Attacker pada Gemastik XVI 2023 dan meraih Juara 1 Anugerah Bug Bounty 2024. (dan/kun)






