Banyuwangi (beritajatim.com) – Potensi ekonomi Banyuwangi yang cukup mapan di berbagai sektor menjadi daya terik tersendiri dari berbagai kalangan. Salah satunya PT Bank CIMB niaga Tbk (CIMB Niaga) yang terus memperluas akses layanan di berbagai wilayah, termasuk Banyuwangi untuk membantu meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Head of Region Jawa Timur CIMB Niaga Rhena Octaria mengatakan, tidak hanya memiliki potensi ekonomi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kuat. Namun Banyuwangi juga memiliki sektor agribisnis dan pariwisata tumbuh beriringan pesat.
Oleh karena itu, perbankan juga turut mendampingi untuk meningkatkan pelayanan dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai inisiatif yang relevan.
“Kami berupaya mengimbangi pertumbuhan di Banyuwangi, salah satunya wujudkan melalui Kejar Mimpi NGOBIZ, yang menjadi ruang edukatif bagi pelaku usaha lokal,” kata Rhena dalam Media Gathering CIMB Niaga di Banyuwangi, Senin (16/6).
Acara tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut 70 Tahun CIMB Niaga yang akan diperingati pada 26 September mendatang.
Di Banyuwangi, layanan CIMB Niaga diperkuat oleh sinergi antata teknologi digital dan kantor cabang fisik. Melalui platform digital seperti aplikasi OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks, nasabah dapat melakukan beragam aktivitas keuangan transaksi harian.
Sedangkan untuk nasabah bisnis, kemudahan juga ditawarkan melalui BizChannel@CIMB yang mempermudah pengelolaan keuangan usaha, serta OCTO Merchant yang mendukung kelancaran transaksi jual beli di toko ritel.
“Bagi nasabah yang memerlukan layanan langsung pun tetap akan dilayani dengan baik melalui satu kantor cabang CIMB Niaga di Jl. PB Sudirman No. 23-25, serta 4 mesin ATM/CRM yang tersebar dk wilayah strategis Banyuwangi,” kata Rhena.
Selain menghadirkan layanan finansial yang lengkap, CIMB Niaga di Banyuwangi juga terus menjalankan praktik bisnis berkelanjutan sesuai prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG).
Corporate Communications Head CIMB Niaga Hery Kurniawan menyampaikan, bahwa hingga kuartal 1/2025, hampir 25% dari total pembiayaan Bank atau senilai Rp56,6 triliun telah dialokasikan untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).
“Bagi CIMB Niaga, keberlanjutan bukan sekadar slogan, tetapi menjadi bagian dari strategi inti. Lewat inisiatif The Cooler Earth, kami terus mendorong aksi kolektif untuk membentuk masyarakat yang bertanggung jawab dan masa depan yang lebih lestari,” kata Hery
Hery menambahkan, dalam menghadapi kondisi yang semakin dinamis saat ini, CIMB Niaga tetap berkomitmen untuk memberikan nilai berkelanjutan kepada seluruh stakeholders, termasuk nasabah, pemegang saham, dan masyarakat luas.
“Melalui inovasi digital dan strategi yang berfokus pada nasabah, kami berupaya untuk menjadi Bank yang senantiasa menyediakan layanan yang Simpler, Better dan Faster. Dengan fokus ini, CIMB Niaga berada dalam posisi yang solid untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia serta mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan Inklusif,” ujar Hery.
Kinerja Positif CIMB Niaga Kuartal 1/2025
Inisiatif layanan menyeluruh seperti yang dilakukan di Banyuwangi turut menopang kinerja CIMB Niaga secara nasional. Pada kuartal 1/2025, CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak konsolidasi (unaudited) sebesar Rp2.2 triliun, naik 3,2% secara tahunan (YoY). Kenaikan ini didukung oleh pertumbuhan kredit 8,7% menjadi Rp230,1 triliun serta Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp254,2 triliun.
Rasio CASA juga tetap kuat di angka 67,4%, sebagai bukti dari meningkatnya kepercayaan nasabah terhadap layanan perbankan digital CIMB Niaga. Di sektor perbankan syariah, Unit Usaha Syariah CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) juga mencatat kinerja yang solid dengan pembiayaan Rp59 triliun dan DPK Rp50,2 triliun, tumbuh signifikan dari segmen ritel.
Adapun sebagai bagian dari corporate citizenship, CIMB Niaga juga memiliki perhatian besar kepada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya, Perseroan bekerja sama dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) mendukung upaya Pemerintah dalam mencegah dan mengurangi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur. [alr/aje]






