Bojonegoro (beritajatim.com) – Bocah berusia 2 tahun tertemper kereta api. Peristiwa itu terjadi di perlintasan rel kereta api Km 110+500 jalur hulu, turut Desa/Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (28/9/2024) sekitar pukul 15.12 WIB.
Menurut Kapolsek Kalitidu Polres Bojonegoro AKP Saefudinuri, bocah berinisial AWM yang tertemper kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya-Jakarta kondisinya meninggal dunia. Korban tertemper KA bukan di jalur perlintasan sebidang.
Saat itu, korban diduga sedang bermain di sekitar jalur rel kereta api yang berdekatan dengan rumahnya. Sementara, ibu korban sedang pergi ke toko untuk membeli minuman. Korban di rumah bersama dengan neneknya. “Ibunya saat itu pamit pergi ke toko membeli minuman. Sementara korban dititipkan kepada neneknya,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, jasad korban dibawa ke RSUD dr R Sosodoro Djatikoesoema Bojonegoro untuk dilakukan visum. Setelah itu jasad korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
AKP Saefudinuri menambahkan, selama ini pihaknya sering melaksanakan patroli dialogis di perlintasan-perlintasan rel kereta api, namun kejadian kali ini tidak berada di perlintasan rel kereta api. “Untuk kejadian kali ini bukan di pelintasan sebidang,” kata Kapolsek.
AKP Udin, sapaan Saefudinuri, mengimbau kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar rel kereta api, agar senantiasa berhati-hati dan selalu waspada, terutama yang memiliki anak kecil (Balita) agar tidak lepas dari pengawasan.
“Kami berpesan kepada warga yang tinggal di sekitar rel kereta api agar selalu waspada dan berhati-hati, apabila memiliki anak kecil atau balita agar selalu diawasi,” imbuhnya. [lus/kun]






