Ngawi (beritajatim.com) – Ledakan mesin pengering di SPPG Kandangan 2, Desa Kandangan, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, kini dalam penyelidikan intensif. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) dari Polda Jawa Timur turun langsung ke lokasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut secara ilmiah.
Pemeriksaan dilakukan pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Labfor menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh dengan didampingi Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro bersama anggotanya.
Tim yang dipimpin Penata I Nevi Vitriyah Sutamto selaku Ps. Kaurfis Subbidfiskom itu melakukan pemeriksaan teknis terhadap mesin pengering yang dilaporkan meledak. Fokus pemeriksaan meliputi kondisi alat, sistem kerja, serta kemungkinan adanya kerusakan teknis maupun faktor kelalaian dalam pengoperasian.
Peristiwa ledakan terjadi pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 18.40 WIB. Saat itu, mesin pengering yang digunakan untuk proses pengeringan peralatan dapur mendadak berhenti beroperasi. Ketika salah satu pekerja mencoba menyalakan kembali mesin tersebut, alat justru meledak.
Akibat kejadian itu, seorang pekerja mengalami luka bakar di bagian wajah dan hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Ledakan juga merusak area dapur dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Ngawi Kota AKP Jais Bintoro menegaskan bahwa keterlibatan tim Labfor penting untuk memastikan penyebab ledakan secara ilmiah.
“Pemeriksaan ini untuk mengetahui secara pasti penyebab ledakan, sehingga penanganan perkara bisa dilakukan secara tepat dan profesional,” ujar Jais saat mendampingi tim di lokasi.
Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan sesuai prosedur dan terbuka, sekaligus sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Selama pemeriksaan berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.
Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna melengkapi proses penyelidikan. Hasil uji forensik diharapkan segera mengungkap penyebab ledakan sekaligus menjadi evaluasi bagi standar keselamatan kerja di lingkungan dapur maupun industri sejenis. [fiq/beq]






